Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polresta Bogor dan Mahasiswa Galang Dana Korban Karhutla

 

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polresta Bogor dan Mahasiswa Galang Dana Korban Karhutla

KOTA BOGOR – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dimanfaatkan Polresta Bogor Kota bersama mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui apel bersama yang dilanjutkan dengan aksi penggalangan dana, kepolisian dan kalangan mahasiswa berupaya menggalang bantuan kemanusiaan bagi warga di sejumlah wilayah Indonesia yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, di lapangan upacara Markas Komando (Mako) Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Apel peringatan Hari Sumpah Pemuda itu diikuti personel kepolisian serta sejumlah perwakilan mahasiswa. Momentum peringatan tahunan tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi kemahasiswaan dalam menjalankan aksi sosial yang menyasar masyarakat membutuhkan bantuan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Adhitya Panji Anom mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama antara kepolisian dan organisasi kemahasiswaan ekstra kampus. Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membangun kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di berbagai daerah.

Adhitya menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan di lingkungan internal Polresta Bogor Kota dengan melibatkan jajaran kepolisian bersama Cipayung Plus. Inisiatif tersebut diharapkan dapat membantu mendukung penanganan bencana karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Ia juga mendorong seluruh personel untuk berpartisipasi memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

Pengumpulan donasi dimulai setelah pelaksanaan apel. Kapolresta Bogor Kota menjadi salah satu pihak yang mengawali penggalangan dana tersebut, kemudian diikuti para kepala kepolisian sektor (kapolsek) dan personel lainnya. Untuk mempermudah proses pengumpulan bantuan, donasi dilakukan melalui pemindaian kode QRIS yang terhubung dengan rekening tujuan.

Dalam keterangannya, Adhitya menyampaikan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan solidaritas tersebut. Ia berharap dana yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi upaya penanganan karhutla, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah.

Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada Cipayung Plus atas inisiatif mengadakan aksi solidaritas tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan menjadi bagian penting dari kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk membantu menghadapi bencana. Kerja sama semacam ini juga diharapkan dapat mempermudah koordinasi dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada pihak yang membutuhkan.

Keikutsertaan mahasiswa dalam penggalangan dana tersebut memperlihatkan bahwa organisasi kemahasiswaan dapat mengambil peran aktif dalam merespons persoalan sosial di luar lingkungan kampus. Melalui kegiatan bersama kepolisian, mahasiswa turut membuka ruang partisipasi untuk membantu masyarakat yang menghadapi dampak bencana. Meski demikian, besaran dana yang berhasil dihimpun dan rincian penyalurannya belum disebutkan dalam keterangan yang tersedia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya persatuan, solidaritas, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Indonesia yang beragam. Nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membantu warga yang mengalami kesulitan akibat bencana alam maupun kerusakan lingkungan.

Melalui kolaborasi Polresta Bogor Kota dan Cipayung Plus, penggalangan dana ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak karhutla. Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk partisipasi bersama dalam kegiatan kemanusiaan, dengan harapan bantuan yang terkumpul dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan penanganan bencana di wilayah yang membutuhkan.

Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha

author avatar
Wafiq Qodriyatussoleha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !