DELI SERDANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Rumah Sakit Haji Medan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (28/10/2026) malam. Sebuah mobil Mercedes-Benz GLC 300 berwarna putih menabrak lapak atau gerobak mi balap hingga masuk ke dalam drainase. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan. Berdasarkan keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi, insiden diperkirakan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB ketika mobil keluar dari Kompleks Mutiara Residence.
Saksi mata bernama Arif, yang merupakan pengemudi ojek daring, mengatakan mobil tersebut melaju dari arah kompleks perumahan. Kendaraan kemudian menabrak portal kompleks sebelum menghantam trotoar dan bergerak menuju area tempat pedagang serta pelanggan mi balap berada.
Mobil tersebut selanjutnya menabrak gerobak mi balap yang berada di pinggir jalan. Benturan membuat gerobak dan mobil masuk ke area drainase di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah orang yang berada di sekitar lapak ikut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Seorang korban dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa gerobak dan kendaraan di dalam drainase. Sementara itu, beberapa korban lain mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Haji Medan.
Informasi mengenai jumlah korban dalam laporan awal masih berbeda. Laporan di lokasi menyebut satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka, sementara informasi yang menjadi dasar laporan menyebut terdapat empat korban luka. Identitas lengkap seluruh korban juga belum disampaikan secara rinci dalam keterangan resmi yang tersedia.
Setelah kejadian, warga dan sejumlah pengendara yang berada di sekitar lokasi mendatangi tempat kecelakaan. Pengemudi mobil juga dilaporkan sempat menjadi sasaran kemarahan massa. Namun, kondisi tersebut masih berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan belum disertai penjelasan resmi mengenai proses penanganan terhadap pengemudi.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap Mercedes-Benz GLC 300 yang berada di dalam drainase. Kendaraan tersebut diangkat menggunakan mobil derek untuk diamankan dari lokasi kecelakaan.
Hingga laporan mengenai kecelakaan tersebut diterbitkan, kepolisian belum memberikan keterangan lengkap mengenai penyebab kecelakaan. Pemeriksaan terhadap pengemudi, kendaraan, saksi, serta kondisi lokasi diperlukan untuk memastikan kronologi dan faktor yang menyebabkan mobil keluar jalur hingga menabrak lapak mi balap.
Informasi yang beredar di lapangan juga menyebut adanya dugaan pengemudi dalam kondisi mabuk. Namun, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum ada hasil pemeriksaan resmi dari kepolisian, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi pengemudi setelah kecelakaan.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena terjadi di kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat. Lapak mi balap yang menjadi lokasi benturan saat itu sedang digunakan untuk berjualan dan didatangi pelanggan.
Polisi masih perlu melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian, termasuk kecepatan kendaraan sebelum kecelakaan, kondisi pengemudi, kondisi teknis kendaraan, serta faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, terutama ketika melintasi kawasan permukiman dan lokasi usaha yang berdekatan dengan badan jalan. Penanganan hukum terhadap kecelakaan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan petugas.
Jurnalis : Damara Rizky Elisyah
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !