BONTANG — Polisi masih mendalami kabar mengenai dugaan jasad bayi yang disebut ditukar dengan bantal di salah satu rumah sakit di Bontang, Kalimantan Timur. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah informasi mengenai bayi yang disebut meninggal dunia dan kemudian diduga diganti dengan bantal beredar di media sosial.
Penelusuran dilakukan Polres Bontang untuk memastikan apakah informasi tersebut benar-benar terjadi atau hanya cerita yang dibuat oleh pihak tertentu. Polisi telah mendatangi rumah sakit yang dikaitkan dengan kabar tersebut serta memeriksa catatan medis perempuan yang disebut berkaitan dengan peristiwa itu.
Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Bontang, IPDA Putra Ginting, mengatakan hasil pemeriksaan awal terhadap rekam medis menunjukkan adanya fakta yang berbeda dari kabar yang beredar. Perempuan tersebut tidak tercatat menjalani proses persalinan di rumah sakit yang diperiksa polisi.
Berdasarkan catatan medis, perempuan itu datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan berkaitan dengan masalah keterlambatan menstruasi. Polisi menyebut perempuan tersebut tercatat datang untuk berobat pada Senin, dua hari sebelum keterangan itu disampaikan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu bagian yang sedang ditelusuri penyidik untuk mengungkap asal-usul cerita mengenai jasad bayi yang disebut ditukar dengan bantal. Polisi belum menyimpulkan secara terburu-buru mengenai benar atau tidaknya keseluruhan informasi yang beredar di masyarakat.
Informasi awal mengenai dugaan tersebut sebelumnya menyebar melalui media sosial. Kabar itu menyebut keluarga bayi menemukan bantal sebagai pengganti jasad ketika hendak melakukan proses pemakaman. Cerita tersebut kemudian berkembang dan menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Polisi juga menelusuri latar belakang munculnya cerita tersebut. Berdasarkan informasi yang berkembang dalam penyelidikan, dugaan cerita itu berkaitan dengan kekhawatiran pasangan suami istri tersebut akan dianggap tidak mampu memiliki anak. Namun, bagian tersebut masih merupakan materi yang perlu didalami penyidik dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai motif secara pasti.
Selain memeriksa catatan medis, penyidik berencana meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Pemeriksaan antara lain diarahkan kepada ayah dan suami dari perempuan yang dimaksud untuk memperoleh gambaran mengenai kejadian sebenarnya.
Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Dengan demikian, informasi mengenai adanya jasad bayi yang ditukar dengan bantal belum dapat dinyatakan sebagai fakta yang telah terbukti. Setiap keterangan yang beredar masih harus dicocokkan dengan hasil pemeriksaan dan bukti yang diperoleh penyidik.
Di sisi lain, pihak rumah sakit yang disebut dalam kabar tersebut juga belum memberikan penjelasan lengkap mengenai dugaan kejadian itu. Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dari berbagai pihak sebelum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai perkara tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut informasi mengenai kematian bayi dan proses penyerahan jasad kepada keluarga. Polisi pun perlu memastikan fakta secara menyeluruh agar informasi yang belum terverifikasi tidak berkembang menjadi spekulasi yang merugikan pihak-pihak terkait.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kronologi sebenarnya maupun bukti yang menguatkan dugaan bahwa jasad bayi benar-benar ditukar dengan bantal. Polisi masih melakukan pendalaman dan dijadwalkan memberikan informasi lebih lanjut setelah pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait selesai dilakukan.
Jurnalis : Damara Rizky Elisyah
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !