JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Ali Lubis, membeberkan sejumlah capaian yang menurutnya telah dicapai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan itu disampaikan di tengah maraknya aksi demonstrasi yang mengkritik pemerintahan setelah memasuki dua tahun masa kerja.
Ali menyampaikan pandangannya dengan menyoroti sejumlah program pemerintah di berbagai sektor. Ia menilai capaian tersebut perlu menjadi bagian dari pembahasan publik dalam melihat perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun.
Salah satu program yang disoroti Ali adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut program tersebut telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat dan menjadi salah satu program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Di sektor pengelolaan sumber daya alam, Ali juga menyinggung langkah pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Menurut dia, pemerintah telah melakukan penertiban terhadap kawasan yang dinilai bermasalah sekaligus mengembalikan sejumlah lahan kepada negara.
Bidang pendidikan juga menjadi perhatian Ali. Ia menyebut keberadaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program pemerintah untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain itu, pemerintah menjalankan program revitalisasi dan renovasi sekolah di berbagai daerah.
Pada sektor pangan, Ali menyoroti kebijakan pemerintah yang diarahkan untuk mencapai swasembada pangan. Pemerintah sendiri dalam laporan dua tahun kinerjanya menyebut telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas pangan serta meningkatkan cadangan pangan nasional.
Program kesehatan juga masuk dalam daftar capaian yang disampaikan Ali. Salah satunya adalah Cek Kesehatan Gratis yang menjadi program prioritas pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan. Pemerintah menyebut program tersebut telah memberikan lebih dari 100 juta layanan kepada masyarakat.
Ali turut menyoroti kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, serta nelayan. Ia menyebut adanya kebijakan penghapusan atau penyelesaian utang macet bagi kelompok masyarakat tertentu sebagai bagian dari upaya pemerintah meringankan beban ekonomi masyarakat.
Selain itu, pembangunan kawasan perumahan dan kampung nelayan disebut sebagai bagian dari agenda pemerintah. Program-program tersebut diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian sekaligus memperbaiki kondisi kawasan tempat tinggal kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.
Dalam sektor badan usaha milik negara (BUMN), Ali juga menyampaikan adanya langkah restrukturisasi dan efisiensi. Ia menilai penataan perusahaan negara merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan anggaran negara.
Ali kemudian mengaitkan berbagai capaian tersebut dengan situasi politik dan sosial yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Aksi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil berlangsung di sejumlah daerah, termasuk Jakarta, dengan membawa berbagai tuntutan dan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Di sisi lain, pemerintah juga telah menyampaikan daftar capaian dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran secara resmi. Sekretariat Kabinet mencatat sejumlah program prioritas yang mencakup ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, investasi, hingga hilirisasi industri.
Dalam paparan pemerintah, sejumlah angka capaian juga disampaikan, antara lain 265 Sekolah Rakyat, sekitar 43 ribu anak jalanan yang disebut kembali bersekolah, serta renovasi terhadap 30 ribu sekolah. Pemerintah juga menyebut Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.
Namun, capaian pemerintah tersebut tetap menjadi bagian dari perdebatan publik. Kritik terhadap implementasi kebijakan juga muncul dari sejumlah kalangan, termasuk anggota DPR RI yang menilai masih terdapat persoalan dalam pelaksanaan kebijakan, terutama berkaitan dengan regulasi turunan dan tata kelola data nasional.
Ali menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menilai berbagai program yang telah berjalan menunjukkan adanya pekerjaan pemerintah yang menurutnya perlu diapresiasi, meskipun kritik dan aspirasi masyarakat tetap menjadi bagian dari dinamika demokrasi.
“Masih banyak lagi penyebab lainnya, dengan kerja-kerja di atas tentu sangat wajar jika pemerintahan Prabowo-Gibran didemo dan diganggu selama dua tahun ini. Kami bersama Prabowo,” ujar Ali.
Pernyataan tersebut menjadi pandangan politik Ali sebagai anggota DPRD DKI dari partai pendukung pemerintahan. Sementara itu, penilaian mengenai keberhasilan maupun kekurangan pemerintahan selama dua tahun tetap terbuka untuk diperdebatkan berdasarkan data, pelaksanaan program, serta dampak yang dirasakan masyarakat.
Jurnalis : Damara Rizky Elisyah
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !