Pulang dari Jakarta untuk Prosesi Pinangan, Selviana Tewas Diterkam Buaya di Sumba Barat Daya

Pulang dari Jakarta untuk Prosesi Pinangan, Selviana Tewas Diterkam Buaya di Sumba Barat Daya

Selviana Ambu Kaka (24) tewas diterkam buaya saat mandi di Sungai Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 23 Oktober 2026. Tragisnya, serangan buaya tersebut terjadi di hadapan calon suami Selviana, Fabianus Dowa, dan calon iparnya, Imelda Dowa.

Selviana diketahui baru tiga hari pulang dari Jakarta bersama calon suaminya. Kepulangan tersebut dilakukan untuk mengikuti rangkaian urusan adat dan persiapan prosesi peminangan. Kepala Desa Bondo Kodi, Kristoforus Rehi Mabaha, mengatakan Selviana merupakan warga Desa Hombarande, Kecamatan Kodi, bukan warga Desa Bondo Kodi.

Menurut Kristoforus, kedatangan Selviana bersama Fabianus berkaitan dengan rencana peminangan. Prosesi tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober. Namun, keluarga Fabianus masih harus memenuhi tuntutan mahar berupa ternak sehingga acara peminangan akhirnya direncanakan ulang.

Pada Jumat, 23 Oktober 2026, keluarga Fabianus mendatangi rumah orang tua Selviana untuk membicarakan penundaan prosesi tersebut. Setelah kesepakatan diperoleh, acara peminangan direncanakan berlangsung pada 7 November 2026 agar keluarga Fabianus memiliki waktu untuk melengkapi mahar yang diperlukan.

Setelah urusan keluarga selesai, Selviana, Fabianus, dan Imelda kemudian menuju Sungai Bondo Kodi. Mereka bermaksud mencuci pakaian sekaligus mandi. Menurut keterangan kepala desa, Selviana memang ingin mandi di sungai tersebut setelah tiba di wilayah Sumba Barat Daya.

Ketiganya berada di sungai pada sore hari. Setelah selesai mencuci pakaian dan mandi, Selviana disebut sedang menyikat gigi ketika berada di sekitar kolam utama. Posisi korban saat itu membelakangi bagian kolam tempat seekor buaya berada.

Menjelang magrib, buaya tersebut tiba-tiba menerkam Selviana. Hewan tersebut menggigit paha kiri korban dan kemudian menyeretnya ke dalam kolam. Fabianus dan Imelda yang berada di lokasi menyaksikan langsung serangan tersebut.

Fabianus sempat berusaha mengejar buaya untuk menyelamatkan calon istrinya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Imelda kemudian berlari ke jalan raya untuk meminta pertolongan dan menghubungi keluarga. Informasi mengenai kejadian itu selanjutnya diteruskan kepada aparat desa dan kepolisian.

Warga bersama aparat desa dan polisi kemudian melakukan pencarian terhadap Selviana. Pencarian dilakukan menggunakan senter, pukat, serta peralatan yang tersedia di lokasi. Upaya tersebut berlangsung hingga dini hari.

Sekitar pukul 03.00 Wita pada Sabtu, 24 Oktober 2026, warga dan aparat berhasil menangkap buaya yang diduga menerkam Selviana. Buaya tersebut dilaporkan berukuran sekitar lima meter. Setelah ditangkap, warga menyembelih buaya tersebut.

Selviana kemudian ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di dalam air sekitar 25-30 meter dari lokasi awal serangan. Polisi menyebut korban mengalami sejumlah luka akibat gigitan buaya di tubuhnya.

Jenazah Selviana selanjutnya dibawa ke rumah calon suaminya di Kampung Kalembu Baroh, Desa Waikaninyo, Kecamatan Kodi Bangedo, untuk disemayamkan dan menjalani proses pemakaman.

Peristiwa tersebut mengakhiri kepulangan Selviana dari perantauan yang semula dilakukan untuk mempersiapkan prosesi adat dan peminangan. Rencana tersebut sebelumnya telah ditunda hingga November karena keluarga calon suami masih melengkapi mahar, tetapi Selviana justru meninggal dalam insiden serangan buaya saat berada di Sungai Bondo Kodi.

Jurnalis : Damara Rizky Elisyah

author avatar
Damara Rizky Elisyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !