Sebuah truk menabrak separator atau pembatas beton yang berada di dekat Halte Transjakarta Denpasar, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Selasa pagi, 22 September 2026. Insiden tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi dan berdampak terhadap perjalanan sejumlah layanan Transjakarta.
Manajemen PT Transportasi Jakarta mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut membuat arus lalu lintas dari arah Petamburan, Denpasar, hingga Pancoran mengalami kepadatan. Kondisi itu kemudian berimbas pada waktu kedatangan armada bus di sejumlah rute yang melintasi kawasan terdampak.
Berdasarkan informasi dari Transjakarta, rute yang mengalami keterlambatan meliputi Koridor 9 serta sejumlah layanan nonkoridor, yakni 1W, 3F, 4K, 5N, 8N, 9A, 9C, 9D, 9E, 10H, S61, P11, L13E, T11, dan T31. Penumpang diimbau memperhatikan informasi terbaru mengenai kondisi layanan sebelum melakukan perjalanan.
Untuk mengurangi dampak terhadap perjalanan pelanggan, Transjakarta sempat melakukan penyesuaian serta pengalihan rute di sekitar titik kejadian. Langkah tersebut dilakukan selama proses evakuasi kendaraan dan penanganan separator yang terdampak kecelakaan berlangsung.
Setelah proses evakuasi selesai dan kondisi lalu lintas mulai berangsur terurai, pengalihan di lokasi tersebut dihentikan. Transjakarta kemudian memastikan layanan di Halte Denpasar, khususnya untuk perjalanan menuju arah Pinang Ranti, telah kembali beroperasi secara normal tanpa pengalihan.
Sebelum kondisi kembali normal, kejadian tersebut sempat menyebabkan kemacetan cukup panjang di sekitar Jalan Gatot Subroto. Rekaman proses evakuasi kendaraan juga beredar di media sosial setelah diabadikan oleh pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut pada pagi hari.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat kendaraan truk yang mengalami kecelakaan berada di sekitar pembatas jalan dan tengah menjalani proses evakuasi oleh petugas. Kepadatan kendaraan di sekitar lokasi turut membuat perjalanan pengguna jalan maupun pelanggan transportasi umum menjadi lebih lambat dari kondisi normal.
Kepolisian kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian. Petugas melakukan proses evakuasi serta pengaturan lalu lintas untuk membantu mengurai kepadatan yang terjadi akibat kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya kehati-hatian pengemudi ketika melintasi ruas jalan dengan aktivitas lalu lintas yang padat. Selain berpotensi menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan yang terjadi di sekitar jalur transportasi umum juga dapat memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat dalam jumlah besar.
Transjakarta mengimbau para pelanggan untuk tetap memantau perkembangan informasi operasional melalui kanal informasi resmi dan aplikasi TJ:Transjakarta. Pembaruan tersebut diperlukan untuk mengetahui apabila terdapat perubahan layanan, keterlambatan, maupun penyesuaian rute akibat kondisi lalu lintas di lapangan.
Dengan berakhirnya proses evakuasi dan kembali normalnya layanan di Halte Denpasar arah Pinang Ranti, operasional Transjakarta secara bertahap kembali berjalan seperti biasa. Namun, pengguna jalan tetap diharapkan berhati-hati dan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !