Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan menjadi kapal induk pertama Indonesia mulai bersiap meninggalkan Italia untuk melakukan perjalanan menuju Tanah Air. Kapal tersebut nantinya akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada setelah secara resmi menjadi bagian dari armada Indonesia. Perjalanan ini menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan kekuatan maritim Indonesia.
Kapal yang diperoleh Indonesia melalui skema hibah antarpemerintah tersebut dijadwalkan berangkat dari Italia pada Senin malam sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Perjalanan menuju Indonesia diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari 20 hari karena kapal harus menempuh rute panjang melintasi sejumlah wilayah perairan internasional sebelum tiba di Tanah Air.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meminta masyarakat Indonesia turut mendoakan agar perjalanan kapal berlangsung aman dan lancar. Saat masih dalam perjalanan dari Italia, kapal tersebut tetap menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan masih mengibarkan bendera Italia.
Setelah tiba di Indonesia, identitas kapal akan mengalami perubahan. Bendera Italia akan digantikan dengan bendera Merah Putih, sementara nama Giuseppe Garibaldi akan berubah menjadi KRI Gajah Mada. Rencana perubahan tersebut menjadi bagian dari proses penyerahan dan pengukuhan kapal sebagai bagian dari kekuatan pertahanan maritim Indonesia.
Dalam perjalanan menuju Indonesia, kapal akan melewati sejumlah jalur strategis, termasuk Terusan Suez dan kawasan Laut Merah. Untuk mendukung keamanan perjalanan, Giuseppe Garibaldi akan mendapatkan pengawalan dari sejumlah fregat Italia. Jika seluruh perjalanan berjalan sesuai rencana, kapal tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.
Sesampainya di Indonesia, pemerintah juga telah menyiapkan agenda untuk meresmikan perubahan identitas kapal tersebut. Prosesi penggantian bendera dan nama direncanakan berlangsung pada 25 September 2026. Presiden Prabowo Subianto disebut berencana hadir dalam kegiatan tersebut dan menyaksikan secara langsung pengukuhan kapal menjadi KRI Gajah Mada.
Kehadiran kapal tersebut tidak hanya dipandang sebagai penambahan aset bagi TNI Angkatan Laut. Kapal ini juga diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan dan operasi yang membutuhkan kemampuan pengangkutan serta pengoperasian helikopter. TNI AL juga akan menyiapkan personel dan melakukan pelatihan agar kemampuan operasional kapal dapat dimanfaatkan secara optimal setelah resmi masuk ke dalam armada Indonesia.
Sebelumnya, TNI Angkatan Laut telah menyiapkan personel untuk menjalani pelatihan terkait pengoperasian kapal induk. Selain kesiapan sumber daya manusia, pemerintah juga mempersiapkan fasilitas pendukung di dalam negeri. Salah satunya adalah peningkatan kesiapan pangkalan TNI AL di Lampung yang diproyeksikan menjadi salah satu lokasi untuk mendukung kebutuhan operasional kapal tersebut. :contentReference[oaicite:5]{index=5}
Bagi Indonesia, kedatangan Giuseppe Garibaldi menjadi bagian dari perkembangan kemampuan maritim nasional. Kapal tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pertahanan sekaligus memperkuat kemampuan TNI dalam menjalankan berbagai misi sesuai dengan kepentingan nasional.
Dengan perjalanan dari Italia menuju Indonesia yang segera dimulai, perhatian kini tertuju pada proses kedatangan kapal tersebut hingga akhirnya resmi berganti nama menjadi KRI Gajah Mada. Pemerintah dan TNI berharap seluruh rangkaian perjalanan serta proses pengukuhan dapat berjalan aman dan lancar.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !