Truk Tambang Mogok dan Keluarkan Asap serta Api di Cilincing, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Foto: Truk tambang mengalami mogok di jalanan Cilincing, Jakut. Truk sempat mengeluarkan api dan asap

Truk Tambang Mogok dan Keluarkan Asap serta Api di Cilincing, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Sebuah truk tambang berukuran besar mengalami mogok di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin dini hari, 24 Agustus 2026. Kendaraan tersebut sempat mengeluarkan asap dan api sehingga membuat situasi di sekitar lokasi menjadi perhatian warga dan pengguna jalan. Peristiwa itu juga sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena posisi truk berada di bagian jalan yang menyempit.

Truk jenis heavy duty Caterpillar 773E tersebut dilaporkan mengalami gangguan sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Kalibaru Barat I, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing. Berdasarkan keterangan kepolisian, gangguan pada kendaraan diduga berkaitan dengan korsleting pada sistem kelistrikan. Percikan api kemudian menyebabkan bagian mesin dan area depan kendaraan mengeluarkan asap serta terbakar.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan api yang muncul pada truk dapat segera ditangani menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Penanganan tersebut dilakukan agar api tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan sekitar maupun kendaraan lain yang melintas.

Truk tersebut memiliki ukuran cukup besar, dengan panjang sekitar 9 meter, tinggi kurang lebih 4 meter, dan lebar sekitar 5 meter. Ukurannya yang besar membuat kendaraan menempati sebagian badan jalan, terlebih posisi truk berada tepat di kawasan tikungan Jalan Kalibaru Barat I. Kondisi tersebut menyebabkan ruang bagi kendaraan lain untuk melintas menjadi terbatas.

Akibat keberadaan truk yang mengalami gangguan tersebut, lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan. Kepolisian kemudian melakukan pengaturan dan pengalihan arus untuk mengurangi kepadatan kendaraan. Setelah arus dialihkan, kondisi lalu lintas dilaporkan kembali lebih terkendali dan kemacetan tidak lagi terjadi seperti sebelumnya.

Sementara itu, proses evakuasi kendaraan belum dapat langsung dilakukan karena membutuhkan alat berat. Pengurus kendaraan telah berada di lokasi dan berkoordinasi dengan petugas untuk memindahkan truk tersebut ke depo. Evakuasi dilakukan agar badan jalan dapat kembali digunakan secara normal dan aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut tidak terganggu.

Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, perhatian petugas difokuskan pada pengamanan lokasi dan pengaturan arus kendaraan sambil menunggu proses evakuasi kendaraan.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kendaraan berukuran besar yang mengalami gangguan di jalan dapat dengan cepat memengaruhi kelancaran lalu lintas. Terlebih, kawasan Cilincing merupakan salah satu jalur yang banyak dilalui kendaraan logistik dan truk pengangkut barang, sehingga gangguan pada satu kendaraan saja berpotensi menimbulkan antrean apabila tidak segera ditangani.

Petugas juga perlu memastikan kendaraan yang telah mengalami kerusakan berat tidak kembali mengganggu pengguna jalan. Karena itu, proses pemindahan menuju depo menjadi bagian penting dari penanganan kejadian. Setelah kendaraan berhasil dievakuasi, lalu lintas di lokasi diharapkan dapat kembali berjalan normal.

Dugaan korsleting pada kendaraan masih menjadi bagian dari informasi awal terkait penyebab munculnya api. Pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan diperlukan untuk mengetahui secara lebih pasti sumber gangguan dan kerusakan yang terjadi. Untuk sementara, kepolisian memastikan situasi di lokasi tetap aman dan proses penanganan kendaraan terus dilakukan.

Jurnalis : Danilo Fernandes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !