Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Terpeka KM 246+500 B, Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Sabtu (19/9/2026) sore. Insiden tersebut melibatkan bus EPA Star dan truk trailer Hino yang sama-sama melaju dari arah Palembang menuju Bandar Lampung.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Bus EPA Star dengan nomor polisi BG 7321 OI diketahui menabrak bagian belakang truk trailer Hino bernomor polisi B 9605 PEV. Akibat kejadian tersebut, pengemudi bus meninggal dunia, sementara tujuh penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, truk trailer yang dikemudikan Amran (49) sedang melaju di lajur lambat. Pada saat yang sama, bus EPA Star datang dari arah yang sama dan berada di lajur cepat.
Bus tersebut kemudian berpindah dari lajur cepat menuju lajur lambat. Saat melakukan perpindahan lajur, bus kemudian menabrak bagian belakang truk trailer yang berada di depannya. Benturan tersebut menyebabkan kecelakaan dan mengakibatkan sejumlah penumpang bus menjadi korban.
Pengemudi bus EPA Star, Waniri (55), meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Selain itu, tujuh penumpang bus mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, tiga orang mengalami luka berat, sedangkan empat penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Setelah kejadian, para korban segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Seluruh korban kemudian dibawa ke RS MHC Mesuji guna menjalani pemeriksaan dan perawatan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi juga terlihat membantu proses evakuasi setelah kecelakaan terjadi. Penanganan korban dilakukan sebelum kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan dievakuasi dari lokasi kejadian untuk menghindari gangguan terhadap arus lalu lintas di jalan tol.
Petugas kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga melakukan pendataan terhadap identitas korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian peristiwa yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan selanjutnya dievakuasi dan diamankan di Pos Lantas Simpang Pematang. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi kecelakaan kembali aman dan arus lalu lintas dapat berjalan dengan normal.
Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kronologi kecelakaan berdasarkan keterangan para saksi, kondisi kendaraan, serta hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan mengenai pentingnya menjaga jarak aman dan memperhatikan kondisi lalu lintas ketika berpindah lajur, khususnya saat melintas di jalan tol. Setiap perubahan lajur perlu dilakukan dengan memastikan kondisi sekitar aman sehingga risiko terjadinya kecelakaan dapat diminimalkan.
Hingga proses penanganan dilakukan, polisi terus mendata seluruh korban dan mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab kecelakaan dan menyerahkan proses pemeriksaan kepada pihak kepolisian.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !