CIMAHI – Suasana sebuah kawasan indekos di Jalan Karya Bakti VI, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, mendadak gempar setelah seorang perempuan berinisial TS (43) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di kamar mandi, Kamis (5/11/2026) malam. Sebelum penemuan tersebut, warga sempat mendengar suara keributan dari dalam kamar yang terdengar seperti piring pecah hingga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu indekos.
Peristiwa tersebut pertama kali menimbulkan kecurigaan penghuni indekos setelah terdengar suara gaduh dari salah satu kamar. Suara tersebut membuat warga sekitar bertanya-tanya mengenai kejadian yang sedang berlangsung di dalam ruangan. Karena tidak mengetahui secara pasti sumber keributan, beberapa penghuni kemudian berusaha memastikan kondisi orang yang berada di dalam kamar tersebut.
Seorang warga setempat bernama Andika (26) menceritakan bahwa suara yang terdengar dari dalam kamar menyerupai bunyi piring pecah. Situasi tersebut membuat warga merasa perlu melakukan pengecekan. Mereka kemudian mencoba membuka pintu kamar, tetapi upaya awal tidak membuahkan hasil karena pintu masih dalam keadaan tertutup.
Menurut keterangan Andika, warga bahkan sempat melakukan upaya pendobrakan pintu sebanyak dua kali. Namun, pintu kamar belum berhasil dibuka. Warga kemudian kembali berusaha memastikan keadaan di dalam ruangan hingga pada percobaan berikutnya pintu akhirnya terbuka dari dalam oleh seorang pria yang berada di kamar tersebut.
Ketika pintu berhasil dibuka, warga mendapati kondisi di dalam kamar sudah dipenuhi darah. Pemandangan tersebut membuat penghuni indekos terkejut. Mereka kemudian menemukan TS dalam keadaan tidak bernyawa di area kamar mandi. Kejadian itu langsung mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.
Andika mengungkapkan bahwa pria yang membuka pintu kamar tersebut kemudian menjadi perhatian warga. Sejumlah penghuni indekos yang telah berkumpul di lokasi langsung mengamankan pria tersebut agar tidak meninggalkan tempat kejadian. Setelah itu, warga melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat lingkungan sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.
Pria berinisial RS (43) tersebut kemudian diamankan oleh warga dan diserahkan kepada petugas kepolisian. Aparat selanjutnya membawa RS untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui keterkaitannya dengan kematian korban. Hingga proses pemeriksaan berlangsung, polisi masih mendalami peran pria tersebut dalam peristiwa yang menyebabkan TS meninggal dunia.
Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di kawasan indekos tersebut. Pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 18.00 WIB pada Kamis (5/11/2026). Setelah menerima informasi, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Petugas kepolisian bersama tim Identifikasi atau Inafis Polres Cimahi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang berada di dalam kamar serta mengetahui kondisi lokasi sebelum dan sesudah peristiwa tersebut terjadi.
Berdasarkan informasi awal, korban ditemukan mengalami luka di bagian leher. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan penyidik dalam mengungkap penyebab kematian TS. Namun, polisi masih membutuhkan pemeriksaan medis dan forensik untuk memastikan jenis luka serta kaitannya dengan peristiwa yang terjadi di dalam kamar indekos.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani proses autopsi. Pemeriksaan tersebut diperlukan guna mengetahui penyebab pasti kematian, termasuk jenis kekerasan yang dialami korban dan kemungkinan adanya luka lain pada tubuhnya.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap jenazah, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang-barang tersebut akan diperiksa untuk membantu penyidik menyusun kronologi peristiwa dan mengungkap kemungkinan adanya tindakan kekerasan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Kompol Donny Irawan menjelaskan bahwa RS telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Cimahi. Meski demikian, pihak kepolisian belum memastikan hubungan antara korban dan pria tersebut. Penyidik masih menggali keterangan untuk mengetahui apakah keduanya saling mengenal atau memiliki hubungan tertentu sebelum kejadian berlangsung.
Keterangan warga juga belum memberikan gambaran secara lengkap mengenai hubungan TS dan RS. Andika menyebutkan bahwa penghuni indekos di sekitar lokasi tidak mengenal pria yang diamankan tersebut. Informasi itu masih perlu dicocokkan dengan hasil pemeriksaan saksi dan keterangan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan korban.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar kawasan indekos merasa terkejut. Pasalnya, kejadian baru diketahui setelah terdengar suara keributan dari dalam kamar dan warga berinisiatif melakukan pengecekan. Keputusan mendobrak pintu akhirnya membuat kondisi di dalam kamar diketahui dan laporan dapat segera disampaikan kepada aparat setempat.
Hingga Jumat (6/11/2026), kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif, kronologi lengkap, serta hubungan antara korban dan pria yang telah diamankan. Hasil autopsi terhadap jenazah TS juga masih dinantikan untuk memastikan penyebab kematiannya. Polisi belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai perkara tersebut karena proses pemeriksaan terhadap saksi, terduga pelaku, dan barang bukti masih berlangsung.
Jurnalis : Damara Rizky Elisyah
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !