Komplotan Maling Gasak Perhiasan Lansia 14,5 Gram di Depok, Gunakan Modus Tawaran Terapi

Komplotan Maling Gasak Perhiasan Lansia 14,5 Gram di Depok, Gunakan Modus Tawaran Terapi

DEPOK – Seorang warga lanjut usia (lansia) di Kota Depok menjadi korban pencurian perhiasan emas seberat 14,5 gram. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh komplotan pelaku yang menggunakan modus menawarkan layanan terapi kepada korban.

Modus tawaran terapi dimanfaatkan pelaku untuk mendekati korban. Dengan membawa penawaran yang berkaitan dengan kesehatan, pelaku diduga berupaya memperoleh kepercayaan korban sehingga dapat leluasa menjalankan aksinya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masyarakat, khususnya kelompok lansia, perlu berhati-hati ketika menerima tawaran jasa dari orang yang tidak dikenal. Penawaran terapi atau pemeriksaan kesehatan yang datang secara langsung ke rumah sebaiknya tidak langsung diterima tanpa memastikan identitas dan asal pihak yang menawarkan.

Pelaku pencurian dengan modus semacam ini dapat memanfaatkan situasi ketika korban lengah atau perhatiannya teralihkan. Karena itu, warga perlu menjaga barang berharga dan tidak menyerahkan perhiasan maupun benda pribadi kepada orang asing dengan alasan apa pun yang belum jelas kebenarannya.

Perhiasan emas seberat 14,5 gram yang dilaporkan hilang menunjukkan adanya kerugian materiil yang dialami korban. Bagi masyarakat, kejadian tersebut juga menjadi peringatan agar tidak mudah percaya terhadap orang yang menawarkan layanan kesehatan tanpa identitas dan informasi yang dapat diverifikasi.

Keluarga memiliki peran penting dalam melindungi anggota keluarga lanjut usia dari potensi tindak kejahatan. Pendampingan dan komunikasi mengenai berbagai modus penipuan maupun pencurian dapat membantu lansia mengenali situasi mencurigakan ketika didatangi orang yang tidak dikenal.

Warga juga disarankan memastikan identitas pihak yang menawarkan layanan, meminta pendampingan keluarga, serta menolak kunjungan yang dirasa mencurigakan. Apabila menemukan indikasi tindak kejahatan, masyarakat dapat segera meminta bantuan pihak berwenang.

Kasus pencurian dengan modus tawaran terapi ini menjadi pengingat agar kewaspadaan tetap dijaga, terutama ketika orang asing berusaha masuk ke lingkungan rumah dengan menawarkan bantuan atau layanan tertentu. Keamanan anggota keluarga dan barang berharga perlu menjadi perhatian bersama.

Jurnalis : Damara Rizky Elisyah

author avatar
Damara Rizky Elisyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !