PROBOLINGGO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan senilai Rp19,6 miliar kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo. Bantuan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Islamic Center (GIC), Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, total anggaran bantuan yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencapai Rp19.631.296.500. Anggaran tersebut disalurkan melalui sekitar 16 jenis program yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo.
Khofifah menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan masyarakat di daerah. Program tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan sosial secara langsung, tetapi juga mencakup dukungan pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan sarana infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Di sektor perumahan, pemerintah memberikan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur turut menyalurkan bantuan bedah rumah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, dalam bidang ekonomi, bantuan diberikan melalui program zakat produktif, bantuan bagi fakir miskin, serta penyediaan rombong atau gerobak usaha bagi masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu warga mengembangkan kegiatan usaha mandiri sehingga memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Pemerintah juga memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung aktivitas para petani dan menunjang produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo.
Untuk bidang pendidikan dan kesehatan, Pemprov Jawa Timur menyalurkan bantuan berupa beasiswa, santunan anak yatim, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang membutuhkan. Adapun di sektor kesehatan, terdapat bantuan paket gizi yang diarahkan untuk mendukung pencegahan stunting. Pemerintah juga menyelenggarakan khitanan massal sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Kegiatan tersebut turut disertai pemberian bantuan kebutuhan dasar dan perlengkapan alat tulis bagi para peserta.
Selain bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat, perhatian pemerintah juga diarahkan pada pembangunan infrastruktur. Salah satu program yang dilaksanakan adalah dukungan pembangunan dan pengerasan jalan kabupaten. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi, memperlancar mobilitas warga, serta menunjang kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan peningkatan kondisi jalan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat di daerahnya. Menurut Haris, dukungan tersebut memiliki peran penting dalam membantu pemerintah kabupaten memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah.
Haris juga menyampaikan aspirasi mengenai perhatian terhadap para petani tembakau di Kabupaten Probolinggo, khususnya berkaitan dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Ia berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian lebih kepada daerah penghasil tembakau. Menurutnya, Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu daerah penghasil tembakau terbesar kedua di Jawa Timur, tetapi jumlah pabrik atau perusahaan rokok yang relatif terbatas membuat alokasi DBHCHT yang diterima belum sebesar sejumlah daerah lainnya.
Kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tahun 2026. Melalui kegiatan ini, pemerintah provinsi berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan berbagai program bantuan dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan. Penyaluran bantuan juga menjadi salah satu bentuk koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan alokasi anggaran mencapai Rp19,6 miliar melalui berbagai program tersebut, bantuan di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di bidang perumahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga diharapkan terus memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program bantuan dan pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Jurnalis : Damara Rizky Elisyah
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !