Seorang pria berusia 23 tahun berinisial Joshua diamankan polisi setelah membuat keributan di kawasan Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pria tersebut menjadi perhatian warga setelah beraksi tanpa mengenakan pakaian dan mengamuk di tengah jalan hingga menyerang sejumlah pengendara yang melintas.
Aksi tersebut sempat direkam oleh warga dan kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut terlihat mendatangi sejumlah pengendara sepeda motor. Salah seorang pengendara bahkan menjadi korban setelah terkena pukulan menggunakan benda yang diduga berupa kayu hingga terjatuh dari kendaraannya. Insiden tersebut juga menyebabkan kendaraan korban mengalami kerusakan.
Setelah menyerang seorang pengendara, pria tersebut kembali menghampiri pengguna jalan lainnya. Situasi tersebut membuat sejumlah pengendara merasa khawatir dan memilih menghindari lokasi untuk mencegah terjadinya kejadian serupa. Sebagian pengguna jalan bahkan mengambil langkah untuk memutar arah karena kondisi di sekitar lokasi dinilai cukup mengkhawatirkan.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan pria tersebut. Namun, proses pengamanan tidak berlangsung cepat karena yang bersangkutan sempat menolak dibawa ke kantor polisi. Petugas kemudian melakukan pendekatan secara perlahan hingga akhirnya Joshua berhasil dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, Joshua diketahui merupakan seorang mahasiswa berusia 23 tahun. Setelah diamankan, ia masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui secara lebih lengkap kronologi kejadian serta memastikan jumlah orang yang menjadi korban dalam aksi tersebut.
Polisi Pastikan Bukan ODGJ
Kapolsek Jagakarsa memastikan bahwa Joshua bukan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ. Polisi menyebut perilaku pria tersebut saat kejadian diduga berkaitan dengan kondisi mabuk. Keterangan tersebut diperoleh berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan setelah petugas berhasil mengamankannya.
Polisi menduga Joshua berada di bawah pengaruh minuman beralkohol ketika melakukan aksi tersebut. Salah satu jenis minuman yang disebut dalam pemeriksaan adalah Intisari. Meski demikian, polisi masih berupaya memastikan keberadaan barang bukti yang berkaitan dengan dugaan konsumsi minuman tersebut.
Nurma menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian. Polisi juga belum menemukan adanya motif lain di balik tindakan Joshua selain dugaan pengaruh alkohol. Pemeriksaan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.
Selain memeriksa pelaku, polisi juga masih mendata jumlah korban. Untuk sementara, satu pengendara diketahui menjadi korban dalam kejadian tersebut. Namun, petugas masih melakukan penelusuran untuk memastikan apakah terdapat korban lain yang belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di ruang publik dan melibatkan pengguna jalan yang tidak berkaitan dengan pelaku. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa menjadi korban dalam kejadian tersebut agar menyampaikannya kepada petugas sehingga proses pendataan dan penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Polsek Jagakarsa. Kepolisian akan terus mendalami keterangan saksi, kondisi pelaku, serta bukti-bukti yang tersedia untuk menentukan proses hukum berikutnya sesuai dengan fakta yang ditemukan dalam penyelidikan.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar.
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !