Warga Bakar Motor Begal di Bandung Barat, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Massa

Warga Bakar Motor Begal di Bandung Barat, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Massa

Aksi pembegalan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berakhir dengan ditangkapnya salah satu terduga pelaku oleh warga. Pria yang diketahui bernama Acong tersebut menjadi sasaran amukan massa setelah diduga terlibat dalam aksi perampasan sepeda motor dan telepon seluler milik seorang pengendara.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pasirmalang, Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (13/10/2026) malam. Kejadian itu kemudian menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan seorang pria dalam kondisi babak belur beredar di media sosial.

Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang pria yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan dan kemudian diamankan warga di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan kepolisian, aksi tersebut bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor melewati jalan yang relatif sepi dan gelap. Dari arah belakang, korban kemudian diduga didekati oleh Acong bersama seorang rekannya yang berinisial D.

Kedua terduga pelaku kemudian disebut memepet kendaraan korban. Dalam aksinya, salah satu pelaku diduga mengancam korban menggunakan senjata tajam. Setelah itu, sepeda motor dan telepon seluler milik korban dirampas. Korban yang berhasil menyelamatkan diri kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Teriakan korban membuat sejumlah warga berdatangan dan melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku. Dalam pengejaran tersebut, Acong berhasil ditangkap oleh warga. Sementara rekannya yang berinisial D berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

Situasi kemudian menjadi tidak terkendali. Warga yang tersulut emosi melakukan penganiayaan terhadap Acong hingga mengalami luka-luka pada bagian tubuhnya. Sepeda motor yang diduga digunakan oleh pelaku juga dibakar oleh massa di lokasi kejadian.

Polisi yang memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut segera mendatangi lokasi untuk mengamankan terduga pelaku. Acong kemudian dibawa ke Mapolres Cimahi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kondisinya yang mengalami luka akibat amukan massa juga menjadi bagian dari penanganan aparat.

Sementara itu, terduga pelaku lainnya, D, masih dalam pengejaran. Polisi menyebut telepon seluler milik korban yang dirampas dibawa oleh D ketika melarikan diri. Aparat kini melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku tersebut sekaligus mengungkap secara lengkap rangkaian aksi yang terjadi.

Kepolisian juga mendalami dugaan bahwa kedua terduga pelaku tidak hanya melakukan aksi pada satu kesempatan. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyidik, keduanya diduga telah melakukan aksi serupa lebih dari sekali. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan jumlah kejadian dan keterlibatan masing-masing pelaku.

Kasus tersebut selanjutnya ditangani oleh Polres Cimahi. Polisi akan memeriksa terduga pelaku yang telah diamankan, meminta keterangan korban dan saksi, serta mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat mengenai pentingnya kewaspadaan masyarakat ketika melintas di jalan yang sepi, khususnya pada malam hari. Berdasarkan data Pusat Informasi Kriminal Nasional yang bersumber dari aplikasi EMP Bareskrim Polri, pencurian dengan kekerasan masih menjadi salah satu bentuk kejahatan yang terjadi di wilayah Jawa Barat, dengan jalan umum menjadi salah satu lokasi yang banyak dilaporkan.

Meski demikian, kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar menyerahkan penanganan pelaku kejahatan kepada aparat. Tindakan main hakim sendiri dapat menimbulkan persoalan hukum baru dan berpotensi membahayakan keselamatan banyak pihak. Penangkapan yang dilakukan warga sebaiknya segera dilanjutkan dengan menyerahkan orang yang diamankan kepada polisi untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan seluruh fakta dalam kejadian tersebut. Polisi juga terus memburu rekan Acong yang berhasil melarikan diri. Hasil penyelidikan nantinya akan menentukan proses hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam aksi pembegalan tersebut.

Jurnalis : Damara Rizky Elisyah

author avatar
Damara Rizky Elisyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !