Berjalan dan Berlari di Eskalator Bisa Mempercepat Kerusakan, KAI Imbau Penumpang Utamakan Keselamatan

Berjalan dan Berlari di Eskalator Bisa Mempercepat Kerusakan, KAI Imbau Penumpang Utamakan Keselamatan

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mengimbau para pengguna kereta agar tidak berjalan maupun berlari saat menggunakan eskalator di stasiun. Imbauan tersebut disampaikan setelah hasil pemeriksaan terhadap eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, menunjukkan adanya kendala pada sistem penggerak. KAI Commuter menyebut beban hentakan akibat pengguna yang berjalan atau berlari di atas eskalator dapat mempercepat kerusakan pada sistem tersebut.

Eskalator yang berada di area peron 5 Stasiun Duri sebelumnya mengalami gangguan serius hingga bergerak mundur secara tiba-tiba. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Oktober 2026, ketika eskalator seharusnya bergerak naik tetapi justru berbalik arah. Kejadian itu menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka dan mendapatkan penanganan medis dari petugas stasiun.

Berdasarkan pendataan KAI Commuter, terdapat 12 penumpang yang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Sepuluh korban merupakan orang dewasa, sedangkan dua lainnya adalah anak-anak. Setelah kejadian, petugas langsung melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan awal di Pos Kesehatan Stasiun Duri. Sebagian korban kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. :

KAI Commuter kemudian menghentikan sementara pengoperasian eskalator untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Tim teknis bersama pihak terkait melakukan pengecekan terhadap berbagai komponen guna mengetahui sumber gangguan sekaligus memastikan fasilitas tersebut kembali memenuhi aspek keselamatan sebelum digunakan oleh masyarakat.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan, KAI Commuter menyatakan eskalator tersebut telah kembali beroperasi. Dari hasil pemeriksaan, tim teknis menemukan adanya kendala pada sistem penggerak. KAI Commuter juga menjelaskan bahwa beban hentakan pengguna ketika berjalan atau berlari di atas eskalator dapat memberikan tekanan tambahan terhadap sistem penggerak.

Karena alasan tersebut, KAI Commuter kini meminta pengguna untuk tetap diam dan tidak berjalan atau berlari ketika berada di atas eskalator. Kebiasaan berjalan di sisi eskalator untuk mendahului penumpang lain dinilai tidak hanya dapat memengaruhi kondisi teknis fasilitas, tetapi juga dapat meningkatkan risiko keselamatan bagi pengguna.

Bagi penumpang yang sedang terburu-buru, KAI Commuter menyarankan agar menggunakan tangga manual yang tersedia di Stasiun Duri. Dengan demikian, pengguna tetap dapat bergerak lebih cepat tanpa harus berjalan atau berlari di atas eskalator. Imbauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya KAI Commuter meningkatkan kedisiplinan dan keselamatan penumpang saat menggunakan fasilitas stasiun.

Stasiun Duri merupakan salah satu stasiun dengan aktivitas perpindahan penumpang yang cukup tinggi. Fasilitas untuk menuju maupun meninggalkan peron jalur 5 saat ini terdiri atas tangga manual, dua eskalator, serta lift yang diperuntukkan bagi pengguna prioritas. Kondisi tersebut membuat keandalan fasilitas menjadi penting untuk mendukung kelancaran mobilitas penumpang, khususnya mereka yang melakukan transit atau berpindah kereta. KAI Commuter juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan perawatan terhadap fasilitas pelayanan, baik di Stasiun Duri maupun stasiun lainnya. Pemeliharaan dilakukan untuk memastikan fasilitas dapat digunakan secara aman sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan layanan Commuter Line.

KAI Commuter mengingatkan pengguna agar tidak terburu-buru ketika berpindah peron maupun melakukan perjalanan di dalam stasiun. Keselamatan penumpang menjadi hal yang harus diutamakan, termasuk ketika menggunakan fasilitas seperti eskalator. Penumpang diharapkan mengikuti petunjuk dan imbauan petugas demi mengurangi risiko kecelakaan maupun gangguan terhadap fasilitas stasiun.

Dengan adanya imbauan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa penggunaan eskalator membutuhkan ketertiban. Tidak berjalan atau berlari selama berada di atas eskalator bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan bersama, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk menjaga kondisi fasilitas dan mengurangi risiko keselamatan selama perjalanan.

Jurnalis : Damara Rizky Elisyah

author avatar
Damara Rizky Elisyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !