A Viral Pria Diduga ODGJ Tidur di Saluran Air Pasar Serpong, Polisi Evakuasi ke Dinas Sosial - FAKTA HARI INI

Viral Pria Diduga ODGJ Tidur di Saluran Air Pasar Serpong, Polisi Evakuasi ke Dinas Sosial

Viral Pria Diduga ODGJ Tidur di Saluran Air Pasar Serpong, Polisi Evakuasi ke Dinas Sosial

TANGERANG SELATAN – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria tidur di saluran air kawasan Pasar Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tersebut terlihat dalam kondisi tubuh kotor dan basah akibat air limbah. Menindaklanjuti kejadian itu, kepolisian setempat telah mendatangi lokasi dan mengevakuasi pria tersebut ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dalam rekaman video yang beredar dan menjadi perhatian masyarakat pada Rabu, 14 Oktober 2026, pria tersebut terlihat terbaring di atas saluran air. Kondisinya yang berada di tempat tidak layak untuk beristirahat memunculkan kekhawatiran mengenai keselamatan dan kesehatannya. Petugas kepolisian yang berada di lokasi tampak berusaha membangunkan pria itu dan mengajaknya makan sebagai bagian dari upaya awal memberikan pertolongan.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Yuni, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menangani kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pria itu telah dievakuasi ke Dinas Sosial. Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, pria tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai diagnosis medis karena diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Keberadaan pria tersebut pertama kali diketahui oleh petugas Bhabinkamtibmas Serpong pada Senin, 11 Oktober 2026. Saat itu, petugas sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Pasar Serpong. Ketika melihat seseorang terbaring di saluran air, petugas sempat menduga pria tersebut telah meninggal dunia karena posisinya yang tidak biasa dan kondisinya yang terlihat memprihatinkan.

Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan keadaan pria tersebut. Setelah diperiksa, diketahui bahwa pria itu masih hidup. Temuan tersebut menjadi perhatian petugas karena pria itu berada di saluran air yang bukan merupakan tempat aman untuk beristirahat. Kondisi tubuh yang basah oleh air limbah juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kebersihan dan kemungkinan risiko kesehatan yang dapat dialaminya.

Berdasarkan keterangan warga yang disampaikan kepada kepolisian, pria tersebut diketahui telah beberapa kali tidur di lokasi yang sama. Warga setempat disebut sudah berulang kali meminta pria itu meninggalkan saluran air karena tempat tersebut tidak semestinya digunakan sebagai tempat tidur. Namun, setelah meninggalkan lokasi, pria itu kembali dan tidur di tempat yang sama.

Warga juga dilaporkan sempat membangunkan pria tersebut sehari sebelum informasi mengenai penanganannya diberitakan. Setelah dibangunkan, pria itu meninggalkan lokasi. Meski demikian, berdasarkan keterangan masyarakat, sebelumnya ia kerap kembali ke saluran air tersebut. Situasi ini membuat keberadaannya menjadi perhatian warga yang beraktivitas di sekitar Pasar Serpong.

Penanganan terhadap pria tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketertiban dan kebersihan lingkungan pasar, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan. Orang yang ditemukan hidup terlantar di ruang publik dapat menghadapi berbagai persoalan, mulai dari tidak memiliki tempat tinggal hingga membutuhkan bantuan kesehatan dan pendampingan sosial. Karena itu, penanganan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan serta kebutuhan dasar orang yang bersangkutan.

Evakuasi oleh kepolisian menjadi langkah awal untuk membawa pria tersebut keluar dari lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatannya. Selanjutnya, koordinasi dengan Dinas Sosial diperlukan untuk melakukan pendataan dan menilai bentuk bantuan yang sesuai. Apabila diperlukan, pemeriksaan kesehatan juga dapat membantu memastikan kondisi fisik maupun kejiwaan pria tersebut agar penanganan berikutnya tidak hanya didasarkan pada dugaan.

Istilah orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ yang muncul dalam pemberitaan ini masih merujuk pada dugaan awal berdasarkan informasi yang tersedia. Kondisi kejiwaan seseorang tidak dapat dipastikan hanya melalui penampilan atau keberadaannya di tempat tertentu. Pemeriksaan oleh tenaga profesional diperlukan untuk menentukan apakah seseorang mengalami gangguan kesehatan mental dan jenis dukungan yang dibutuhkan.

Peristiwa di Pasar Serpong ini juga menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam membantu orang yang berada dalam kondisi rentan. Warga dapat menyampaikan laporan kepada aparat setempat atau petugas sosial apabila menemukan seseorang yang membutuhkan pertolongan. Pendekatan yang mengutamakan keselamatan, komunikasi yang baik, dan penghormatan terhadap martabat manusia penting dilakukan agar penanganan berlangsung secara tepat.

Di sisi lain, keberadaan orang yang tidur di saluran air menunjukkan perlunya perhatian terhadap persoalan sosial di lingkungan perkotaan. Penanganan yang berkelanjutan dapat membutuhkan koordinasi antara kepolisian, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, serta pihak lain yang berwenang. Langkah tersebut diperlukan agar seseorang yang telah dievakuasi tidak hanya dipindahkan dari lokasi, tetapi juga memperoleh pendampingan sesuai kondisi dan kebutuhannya.

Hingga berita ini disusun, informasi yang tersedia menyebutkan bahwa pria tersebut telah dievakuasi ke Dinas Sosial oleh kepolisian. Sementara itu, identitas, kondisi kesehatan secara terperinci, serta tindak lanjut pendampingan terhadap pria tersebut belum dijelaskan lebih jauh. Penanganan selanjutnya diharapkan dapat disesuaikan dengan hasil pendataan dan pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

Jurnalis : Wulandari

author avatar
Wulandari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !