A
JAKARTA – Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Perdatam Terusan, RT 03 RW 05, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang perempuan lanjut usia berusia 80 tahun meninggal dunia. Korban diketahui bernama Damroh binti Kadam dan sedang dalam kondisi sakit ketika kebakaran terjadi.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menerima laporan dari warga sekitar pukul 01.52 WIB. Saat laporan diterima, api telah membesar dan membakar rumah di kawasan permukiman tersebut. Petugas kemudian segera mengerahkan personel dan armada pemadam kebakaran untuk menangani kobaran api serta mencegah penjalaran ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, membenarkan bahwa objek yang terbakar merupakan rumah tinggal. Menurut keterangan yang disampaikan pihak pemadam kebakaran, penanganan awal dilakukan dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam ke lokasi. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 02.05 WIB setelah petugas tiba di tempat kejadian perkara.
Seiring perkembangan situasi di lapangan, jumlah armada yang dikerahkan ditambah menjadi 15 unit dengan dukungan 68 personel. Penambahan kekuatan dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman dan mengendalikan api yang telah membesar. Petugas bekerja di lokasi hingga kobaran api berhasil dikendalikan, kemudian melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Berdasarkan informasi dari Gulkarmat Jakarta Selatan, api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dimulai sekitar pukul 02.19 WIB. Seluruh operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 02.29 WIB. Penanganan tersebut berlangsung selama puluhan menit sejak operasi pemadaman dimulai, dengan dukungan personel dan armada yang dikerahkan untuk mengamankan lokasi kejadian.
Namun, di balik keberhasilan petugas mengendalikan kebakaran, peristiwa itu menyisakan duka bagi keluarga korban. Damroh, perempuan berusia 80 tahun yang sedang sakit, dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Kondisi korban yang tengah mengalami gangguan kesehatan menjadi salah satu informasi penting dalam penanganan peristiwa ini. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari petugas kesehatan di rumah sakit terdekat.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut berdampak terhadap warga yang tinggal di rumah itu dan keluarga lain yang terdampak. Data penanganan mencatat sebanyak tujuh orang dari tiga keluarga terkena dampak kebakaran. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 80 meter persegi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya mengakibatkan kerusakan bangunan, tetapi juga mengganggu kehidupan warga yang terdampak dan membutuhkan penanganan setelah kejadian.
Keterangan mengenai awal mula kejadian juga disampaikan oleh pihak yang berada di sekitar lokasi. Seorang warga bernama Niko disebut mendengar teriakan dari ibu mertuanya yang memperingatkan adanya kebakaran. Ketika mendatangi sumber suara, api disebut sudah membesar. Pada saat bersamaan, salah seorang warga menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan penanganan.
Adapun penyebab kebakaran sementara diduga berkaitan dengan gangguan pada instalasi listrik atau korsleting. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, menyampaikan bahwa dugaan awal mengarah pada fenomena listrik. Meski demikian, penyebab tersebut perlu dipahami sebagai dugaan awal berdasarkan informasi yang tersedia, bukan kesimpulan final mengenai sumber api.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp112 juta. Selain bagian bangunan rumah, sebuah kendaraan yang berada di dalam rumah juga dilaporkan ikut terbakar. Nilai kerugian tersebut merupakan perkiraan yang disampaikan dalam laporan kejadian dan dapat menggambarkan besarnya dampak material yang ditimbulkan. Sementara itu, jumlah warga terdampak dan kerusakan bangunan menjadi perhatian dalam penanganan pascakebakaran.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang bersumber dari instalasi listrik di lingkungan tempat tinggal. Pemeriksaan kondisi kabel, sambungan listrik, stopkontak, serta penggunaan peralatan elektronik secara aman merupakan langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko. Warga juga perlu memastikan akses keluar rumah tidak terhalang agar proses evakuasi dapat berlangsung lebih cepat ketika keadaan darurat terjadi.
Kecepatan warga melaporkan kejadian dan respons petugas menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran di Ulujami. Meski api berhasil dipadamkan sebelum operasi dinyatakan selesai pada pukul 02.29 WIB, satu korban meninggal dunia dan tujuh warga dari tiga keluarga terdampak menjadi konsekuensi serius dari insiden tersebut. Penanganan lebih lanjut terhadap dampak kebakaran diperlukan agar kebutuhan warga yang terdampak dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi di lapangan.
Jurnalis : Wulandari
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !