A
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, pada Minggu (18/10/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Rush dan truk trailer setelah asap tebal dari kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah mengganggu jarak pandang pengendara. Akibat kejadian itu, dua orang yang berada di dalam Toyota Rush mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kepulan asap kebakaran menyelimuti sejumlah titik jalan tol dan mengurangi jarak pandang pengguna jalan. Kondisi itu membuat pengemudi kesulitan mengamati kendaraan maupun situasi lalu lintas di depannya. Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Kilometer 131 hingga Kilometer 132 ruas Tol Bakter.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Zaldi Kurniawan membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan tersebut. Ia menjelaskan bahwa asap tebal dari kebakaran TPA di sekitar jalan tol menjadi faktor yang mengganggu jarak pandang pengemudi hingga berujung pada tabrakan.
Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan terjadi ketika Toyota Rush menabrak bagian belakang kendaraan besar yang berada di depannya. Tebalnya asap membuat kondisi jalan sulit terlihat dengan jelas sehingga pengemudi harus menghadapi situasi yang berisiko saat melintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Toyota Rush tersebut sedang melakukan perjalanan dari wilayah Sumatera Selatan menuju Bandar Lampung. Kendaraan melintas di ruas Tol Bakter ketika kondisi jalan di sejumlah titik mulai tertutup asap kebakaran TPA.
Saat mendekati lokasi yang diselimuti asap, pengemudi Toyota Rush mengurangi kecepatan kendaraan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi jarak pandang yang terbatas. Dalam sejumlah laporan, mobil tersebut disebut melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam ketika memasuki area yang terdampak asap.
Pada waktu bersamaan, sebuah truk trailer berada di belakang Toyota Rush. Kendaraan tersebut juga melaju dengan kecepatan rendah. Namun, situasi lalu lintas yang terganggu oleh kepulan asap membuat kondisi di sekitar kedua kendaraan sulit diamati secara optimal.
Toyota Rush kemudian melakukan pengereman. Dalam situasi tersebut, truk trailer yang berada di belakangnya menabrak bagian belakang mobil. Benturan mengakibatkan dua penumpang Toyota Rush mengalami luka-luka dan membutuhkan bantuan petugas untuk keluar dari kendaraan.
Insiden tersebut menunjukkan bahwa asap kebakaran di sekitar jalan tol dapat menimbulkan risiko serius bagi pengguna jalan, terutama ketika jarak pandang menurun secara drastis. Kondisi semacam ini memerlukan penanganan cepat, baik melalui pengaturan lalu lintas maupun upaya mengendalikan sumber asap yang mengganggu perjalanan.
Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang Toyota Rush dilaporkan mengalami luka dan segera dievakuasi untuk memperoleh perawatan medis. Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena korban terjepit di dalam kendaraan setelah benturan terjadi.
Petugas kemudian melakukan upaya penyelamatan hingga kedua korban berhasil dikeluarkan dari mobil. Setelah proses evakuasi selesai, korban dibawa ke RS Harapan Bunda di wilayah Gunung Sugih, Lampung Tengah, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kapolres Lampung Tengah menyampaikan bahwa kedua korban berhasil diselamatkan. Meski proses evakuasi tidak berlangsung mudah, petugas akhirnya dapat menangani situasi tersebut dan membawa korban ke rumah sakit.
Penanganan terhadap korban menjadi prioritas setelah kecelakaan terjadi. Selain memastikan keselamatan orang-orang yang terlibat, petugas juga perlu mengamankan lokasi agar tidak terjadi insiden lanjutan akibat kondisi jalan yang masih dipengaruhi asap kebakaran.
Sebelum kecelakaan terjadi, kebakaran melanda tempat pembuangan akhir sampah di wilayah Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Peristiwa tersebut menghasilkan kepulan asap tebal yang terbawa hingga ke ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.
Asap dilaporkan mengganggu jarak pandang di beberapa titik, termasuk kawasan Kilometer 107 serta Kilometer 131 hingga Kilometer 132. Kondisi tersebut membuat pengendara yang melintas harus meningkatkan kewaspadaan karena pandangan ke arah depan tidak lagi leluasa.
Kebakaran yang terjadi di area TPA menjadi tantangan tersendiri bagi petugas karena dampaknya tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi kejadian, tetapi juga merembet pada keselamatan lalu lintas di jalan tol. Asap yang masuk ke jalur kendaraan berpotensi mengurangi waktu reaksi pengemudi ketika menghadapi kendaraan lain atau perubahan kondisi jalan secara tiba-tiba.
Dalam situasi seperti itu, pengelola jalan tol dan petugas terkait perlu berkoordinasi untuk mengatur arus kendaraan, memberikan peringatan kepada pengguna jalan, serta melakukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan. Upaya tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan tambahan selama asap masih mengganggu jarak pandang.
Kejadian di Tol Bakter ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan saat berkendara dalam kondisi cuaca atau lingkungan yang mengganggu jarak pandang. Asap kebakaran dapat muncul dan menyebar dengan cepat, sehingga pengemudi perlu memperhatikan informasi lalu lintas serta arahan petugas ketika melintasi kawasan terdampak.
Pengguna jalan juga perlu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan menyesuaikan kecepatan berdasarkan kondisi yang terlihat. Apabila jarak pandang semakin terbatas, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dengan mengikuti petunjuk petugas dan rambu yang tersedia.
Selain penanganan kecelakaan, pengendalian kebakaran TPA menjadi hal penting agar dampak asap tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan. Koordinasi antara pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, kepolisian, dan pengelola tol diperlukan untuk menangani sumber gangguan serta menjaga kelancaran lalu lintas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran di sekitar infrastruktur transportasi dapat menimbulkan dampak yang luas. Penanganan cepat terhadap sumber kebakaran, penyampaian informasi kepada pengguna jalan, dan pengamanan lalu lintas merupakan langkah penting untuk mencegah kejadian serupa serta melindungi keselamatan masyarakat.
Masyarakat yang hendak melintasi ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar diimbau untuk selalu memperhatikan informasi terkini mengenai kondisi jalan dan mengikuti arahan petugas. Keselamatan berkendara perlu menjadi prioritas, terutama ketika terdapat gangguan jarak pandang yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !