Harga BBM Pertamina November 2026 Tidak Berubah, Ini Daftar Lengkap di Seluruh Indonesia

Harga BBM Pertamina November 2026 Tidak Berubah, Ini Daftar Lengkap di Seluruh Indonesia

Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada November 2026 masih belum mengalami perubahan. Memasuki 1 November 2026, harga BBM subsidi, penugasan, maupun sejumlah produk nonsubsidi tetap mengacu pada harga yang berlaku sebelumnya. Perbedaan harga tetap berlaku di sejumlah daerah karena adanya perbedaan wilayah dan komponen pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).

Untuk BBM penugasan dan subsidi, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia. Sementara itu, Biosolar subsidi ditetapkan sebesar Rp6.800 per liter. Kedua harga tersebut tidak mengalami perubahan pada awal November 2026.

Pada kelompok BBM nonsubsidi, harga Pertamax di sejumlah wilayah juga masih bertahan. Untuk Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, Pertamax dipasarkan Rp15.950 per liter.

Adapun harga Pertamax berbeda di beberapa wilayah lain. Di Aceh dan sejumlah provinsi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta Papua, Pertamax berada di level Rp16.300 per liter. Sementara Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara tercatat Rp16.650 per liter. Khusus kawasan perdagangan bebas, Pertamax dijual Rp14.950 per liter di FTZ Sabang dan Rp15.150 per liter di FTZ Batam.

Untuk produk beroktan lebih tinggi, Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Harga tersebut menjadi lebih tinggi di sejumlah wilayah lain, yakni Rp20.000 per liter, sedangkan di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara mencapai Rp20.450 per liter. Di FTZ Batam, Pertamax Turbo dijual Rp18.550 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 dengan RON 95 masih tersedia secara terbatas. Produk tersebut dipasarkan dengan harga Rp19.150 per liter di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Produk ini tidak tercatat tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk BBM diesel nonsubsidi, harga Dexlite di Jakarta dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa serta Bali dan Nusa Tenggara berada pada Rp23.700 per liter. Di Aceh dan sejumlah provinsi lain, harganya Rp24.200 per liter, sedangkan di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, serta Kalimantan Utara mencapai Rp24.750 per liter. Di FTZ Sabang dan FTZ Batam, masing-masing dibanderol Rp22.150 dan Rp22.500 per liter.

Adapun Pertamina Dex dipatok Rp25.200 per liter di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Harga tersebut meningkat menjadi Rp25.750 per liter di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, serta beberapa wilayah Papua. Untuk Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara, harga Pertamina Dex mencapai Rp26.300 per liter. Di FTZ Batam, produk tersebut dijual Rp23.950 per liter.

Di kawasan Maluku, Maluku Utara, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, Pertamax tercatat Rp16.300 per liter, sedangkan Pertamax Pertashop Rp16.200 per liter. Dexlite berada di Rp24.200 per liter dan Pertalite Rp10.000 per liter. Pada kelompok wilayah tersebut, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex tidak tercatat tersedia.

Sementara untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya, Pertamax ditetapkan Rp16.300 per liter dan Pertamax Pertashop Rp16.200 per liter. Dexlite dijual Rp24.200 per liter, Pertamina Dex Rp25.750 per liter, sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.

Di Nusa Tenggara Timur, selain produk BBM yang tersedia di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat, terdapat pula Biosolar nonsubsidi dengan harga Rp23.600 per liter. Untuk BBM subsidi, Biosolar tetap berada pada harga Rp6.800 per liter.

Perbedaan harga antarwilayah tersebut tidak berarti seluruh produk mengalami penyesuaian pada November. Harga yang berlaku merupakan harga berdasarkan kelompok wilayah dan ketentuan yang diterapkan Pertamina. Salah satu faktor yang membuat harga BBM nonsubsidi dapat berbeda antarwilayah adalah perbedaan PBBKB.

Dengan demikian, masyarakat yang hendak mengisi BBM Pertamina pada November 2026 perlu memperhatikan jenis bahan bakar dan wilayah SPBU. Pertalite dan Biosolar subsidi tetap menjadi produk dengan harga yang sama secara nasional, sedangkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dapat berbeda sesuai wilayah distribusinya.

Jurnalis : Damara Rizky Elisyah

author avatar
Damara Rizky Elisyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !