Gus Alex Sebut Anggota DPR Terima 1.500 Riyal per Orang dan Berterima Kasih

Gus Alex Sebut Anggota DPR Terima 1.500 Riyal per Orang dan Berterima Kasih

Terdakwa kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, mengungkap adanya pemberian uang kepada 24 anggota Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI saat perjalanan dinas ke Arab Saudi. Pengakuan tersebut disampaikan Gus Alex dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Jumat (4/9/2026) dini hari.

Dalam persidangan, Gus Alex menyebut setiap anggota Panja awalnya meminta uang sebesar 3.000 riyal. Namun, ia mengaku hanya mampu menyiapkan 1.500 riyal untuk masing-masing anggota. Menurut keterangannya, uang tersebut berasal dari honor yang diterimanya.

Gus Alex menyampaikan hal tersebut ketika mendapat kesempatan bertanya kepada Jaja Jaelani, mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Kementerian Agama yang dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa. Ia meminta Jaja mengingat kembali cerita yang pernah disampaikannya mengenai permintaan uang tersebut.

Dalam keterangannya, Gus Alex juga terlebih dahulu mengonfirmasi bahwa perjalanan dinas 24 anggota Panja Komisi VIII DPR ke Arab Saudi telah dibiayai menggunakan anggaran negara melalui DIPA DPR. Jaja membenarkan bahwa perjalanan tersebut telah mendapatkan pembiayaan dari APBN.

Setelah itu, Gus Alex menanyakan kepada Jaja mengenai cerita yang pernah ia sampaikan terkait permintaan uang sebesar 3.000 riyal untuk setiap anggota. Gus Alex kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak sanggup memenuhi jumlah tersebut secara penuh dan hanya memberikan 1.500 riyal per orang.

Jika mengacu pada pengakuan Gus Alex, jumlah uang yang disiapkan untuk 24 orang dengan nominal 1.500 riyal per orang mencapai 36.000 riyal. Namun, keterangan tersebut merupakan pernyataan Gus Alex dalam persidangan dan masih menjadi bagian dari proses pembuktian perkara yang sedang berjalan.

Gus Alex juga mengungkap bahwa uang tersebut disebut berkaitan dengan kebutuhan membeli oleh-oleh selama berada di Arab Saudi. Ia bahkan menyatakan bahwa setelah pemberian uang tersebut, dirinya bertemu kembali dengan para anggota Panja pada hari berikutnya dan mengaku mendapat ucapan terima kasih.

Selain persoalan uang kepada anggota Panja, Gus Alex turut menyinggung pertemuannya dengan sejumlah pimpinan Komisi VIII DPR ketika berada di Makkah. Pertemuan tersebut disebut berlangsung di Restoran Al Romansiah, Aziziyah, setelah dirinya dihubungi oleh seorang staf Komisi VIII bernama Yusuf.

Dalam persidangan, Gus Alex juga meminta konfirmasi kepada Jaja mengenai cerita yang pernah disampaikannya terkait pertemuan tersebut. Ia menyebut adanya pembicaraan mengenai sejumlah permintaan yang berkaitan dengan kegiatan selama berada di Arab Saudi, termasuk persoalan uang dan kebutuhan oleh-oleh.

Keterangan Gus Alex menjadi salah satu bagian yang diperiksa dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan. Seluruh informasi yang muncul dalam persidangan nantinya akan dinilai bersama alat bukti dan keterangan saksi lainnya oleh majelis hakim sebelum perkara memperoleh putusan.

Kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut mendapat perhatian luas karena berkaitan dengan pengelolaan penyelenggaraan ibadah haji serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengaturan kuota tambahan. Persidangan masih terus berjalan dan berbagai keterangan dari saksi maupun terdakwa akan menjadi bagian dari proses pembuktian di pengadilan.

Dengan masih berlangsungnya proses hukum, setiap pihak yang disebut dalam persidangan tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi maupun pembelaan sesuai ketentuan hukum. Publik pun diharapkan mengikuti perkembangan perkara berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan dalam proses persidangan dan menunggu keputusan akhir dari majelis hakim.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !