Merdeka.com Koordinasi Pencarian Jurnalisnya yang Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau

Merdeka.com Koordinasi Pencarian Jurnalisnya yang Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau

Merdeka.com terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya pencarian jurnalisnya, Arie Basuki, yang dilaporkan hilang kontak bersama sejumlah jurnalis lainnya saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.

Arie Basuki merupakan salah satu dari lima jurnalis yang berada dalam sebuah speedboat yang berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Selain Arie, rombongan tersebut terdiri atas Muhammad Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas. Di dalam kapal tersebut juga terdapat nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.

Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan mengenai aktivitas vulkanik gunung api yang berada di Selat Sunda tersebut.

Dalam perjalanan, salah seorang anggota rombongan sempat membagikan titik lokasi kepada rekannya. Setelah itu, komunikasi dengan rombongan perlahan terputus hingga akhirnya mereka dinyatakan hilang kontak. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan melibatkan berbagai unsur terkait untuk mengetahui keberadaan kapal beserta seluruh penumpangnya.

Merdeka.com menyatakan terus memantau perkembangan operasi pencarian dan berkoordinasi dengan Basarnas maupun pihak media lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung upaya pencarian sekaligus memastikan informasi mengenai kondisi para jurnalis yang hilang kontak dapat diperoleh dari sumber yang terpercaya.

Pemimpin Redaksi Merdeka.com, Wisnoe Moerti, juga mengingatkan agar masyarakat maupun pihak lain tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai keberadaan para jurnalis. Imbauan tersebut dinilai penting agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kebingungan, terutama bagi keluarga dan pihak-pihak yang tengah menunggu kabar mengenai keselamatan para korban.

Di sisi lain, Kantor Berita ANTARA juga telah mengirimkan tim khusus yang terdiri atas personel dari kantor pusat dan Biro Banten. Tim tersebut ditugaskan untuk memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Upaya serupa dilakukan oleh sejumlah perusahaan media yang memiliki jurnalis dalam rombongan tersebut.

Operasi pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan melibatkan unsur Basarnas, kepolisian, TNI, serta instansi terkait. Kondisi perairan dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam pelaksanaan pencarian. Keselamatan personel SAR tetap menjadi perhatian selama proses penyisiran berlangsung.

Hilangnya kontak dengan rombongan tersebut menjadi perhatian besar bagi insan pers. Para jurnalis berada di kawasan yang memiliki aktivitas vulkanik untuk menjalankan tugas jurnalistik, sehingga proses pencarian tidak hanya menjadi perhatian perusahaan media masing-masing, tetapi juga komunitas pers dan masyarakat luas.

Hingga perkembangan terakhir yang dilaporkan pada 9 September 2026, tim SAR masih berupaya menemukan rombongan tersebut. Pencarian terus dilakukan dengan memperluas koordinasi antarlembaga dan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

Merdeka.com berharap seluruh jurnalis dan kru yang berada di dalam kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Pihak media juga menegaskan pentingnya penyampaian informasi secara akurat dan bertanggung jawab selama proses pencarian berlangsung.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya aspek keselamatan dalam peliputan di wilayah bencana atau kawasan yang memiliki potensi bahaya. Tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi dari lapangan perlu berjalan seiring dengan penerapan prosedur keselamatan yang memadai bagi seluruh awak media.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !