CCTV Dishub DKI Tak Bisa Dipantau Saat Demo 27 Agustus, Ini Penyebabnya

CCTV Dishub DKI Tak Bisa Dipantau Saat Demo 27 Agustus, Ini Penyebabnya

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta belum dapat melakukan pemantauan terhadap kamera pengawas atau CCTV yang dikelolanya melalui pusat kendali lalu lintas pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kondisi tersebut terjadi ketika sejumlah aksi demonstrasi berlangsung di beberapa titik di Jakarta dan kebutuhan terhadap pemantauan kondisi lalu lintas meningkat.

Tidak berfungsinya akses pemantauan tersebut bukan disebabkan oleh adanya aksi demonstrasi, melainkan karena pusat kendali lalu lintas Dishub DKI masih dalam proses pemulihan setelah terdampak kebakaran di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.

Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Ujang Harmawan menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan proses pemulihan terhadap Command Center, termasuk jaringan dan pusat data yang sebelumnya berada di gedung yang terdampak kebakaran. Akibatnya, sistem CCTV yang dikelola Dishub belum dapat kembali terhubung secara normal.

Menurut Ujang, fasilitas Command Center Dishub sebelumnya berada dalam satu gedung dengan Bapenda DKI. Kebakaran yang terjadi di gedung tersebut memberikan dampak terhadap sejumlah fasilitas pendukung pusat kendali, sehingga diperlukan proses pemulihan sebelum sistem dapat digunakan kembali secara optimal.

Dishub DKI saat ini juga tengah menyiapkan lokasi baru untuk pusat kendali lalu lintas. Selain mempersiapkan tempat, pemerintah daerah perlu melakukan pengadaan sejumlah perangkat yang diperlukan agar jaringan dan sistem pemantauan CCTV dapat kembali terkoneksi.

Kondisi tersebut membuat Dishub belum dapat memantau kamera pengawas yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta secara terpusat. Pemulihan dilakukan secara bertahap sembari menunggu kesiapan perangkat dan sistem pendukung lainnya.

Kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta sendiri sebelumnya terjadi dalam dua kejadian. Kebakaran pertama berlangsung pada 7 Agustus 2026 dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah lantai gedung. Kebakaran kembali terjadi pada 21 Agustus 2026, atau kurang dari dua pekan setelah kejadian pertama.

Selain sistem CCTV milik Dishub, kamera pemantauan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sebelumnya dapat diakses masyarakat melalui layanan Jakarta Smart City juga dilaporkan belum dapat diakses pada Kamis, 27 Agustus 2026. Namun, Dishub DKI menyatakan belum mengetahui secara pasti apakah kondisi tersebut berkaitan dengan dampak kebakaran karena layanan tersebut berada dalam pengelolaan Diskominfotik DKI Jakarta bersama Jakarta Smart City.

Tidak tersedianya pemantauan CCTV secara normal menjadi perhatian tersendiri di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan adanya aksi demonstrasi di sejumlah kawasan Jakarta. Kamera pengawas lalu lintas memiliki peran penting dalam membantu pemantauan kondisi jalan dan mendukung pengelolaan arus kendaraan.

Meski demikian, Dishub DKI terus melakukan pemulihan terhadap pusat kendali serta menyiapkan berbagai kebutuhan teknis agar sistem pemantauan dapat kembali beroperasi. Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat proses tersebut sehingga pemantauan lalu lintas di Jakarta kembali berjalan secara optimal.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !