CIKARANG – Di tengah hiruk-pikuk dunia jurnalistik nasional, muncul nama Suparman, atau yang akrab disapa Maman dan dikenal dengan nama pena Suparman MTJ. Sosok muda kelahiran Desa Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini, kini menjadi salah satu figur inspiratif yang namanya mulai bersinar di jagat pers sekaligus dunia usaha. Senin 4 Mei 2026
Kesuksesan yang ia raih di usia muda bukanlah semata pencapaian pribadi, melainkan wujud nyata perpaduan antara cita-cita luhur dalam menyuarakan kebenaran dan niat tulus untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Karier Suparman di dunia kewartawanan terbilang gemilang. Ia kini menjabat sebagai Pimpinan Media Inka News, sekaligus memegang amanah sebagai pengurus dalam organisasi profesi Asisten Media Nasional (AsMEN).
Kedudukan strategis tersebut menempatkannya sebagai bagian penting dari garda terdepan yang berperan dalam menjaga kelangsungan arus informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dilaksanakan di kantor pusat Media Inka News, Suparman membuka kisah perjalanannya dengan penuh kerendahan hati.
Ia mengisahkan bahwa tekad untuk menekuni dua bidang mulia ini sebagai jurnalis sekaligus pengusah telah tertanam kuat di dalam sanubarinya sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Baginya, menjadi wartawan dan membangun usaha adalah dua pilihan jalan hidup yang paling tepat dan sejalan dengan prinsip pengabdian.
“Sejak kecil, saya telah memantapkan hati untuk melangkah di dua jalan ini. Menjadi seorang jurnalis bagi saya adalah wujud nyata pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui pena dan laporan, saya berusaha menjadi corong bagi masyarakat, menyalurkan berbagai informasi penting serta menyampaikan aspirasi dan keluhan yang selama ini mungkin belum terdengar, agar mendapatkan perhatian dan solusi yang layak,” ungkap Suparman dengan nada penuh keyakinan.
Namun, ambisi dan visi luhur Suparman tidak berhenti hanya di ranah pemberitaan. Ia meyakini bahwa kekuatan ekonomi adalah pilar penting lainnya dalam membangun peradaban bangsa.
Oleh karena itu, di sela kesibukannya memimpin redaksi dan menjalankan tugas jurnalistik, ia juga merintis jalur kewirausahaan. Salah satu usaha yang kini ia kelola dengan penuh dedikasi adalah usaha peternakan ikan mas dan ikan lele yang berlokasi di wilayah Bogor, Jawa Barat.
“Alhamdulillah, saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk membangun usaha di bidang perikanan. Tujuan utama saya mendirikan usaha ini adalah turut serta membantu pemerintah dalam membangun perekonomian rakyat. Namun di balik itu, terdapat tujuan mulia lainnya yang menjadi landasan saya.
Saya berpikir, institusi media seyogianya tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan, melainkan harus memiliki usaha mandiri yang tujuannya mulia: untuk mensejahterakan para insan pers yang bekerja di dalamnya, serta memberikan lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Suparman menyadari betul realitas pahit yang sedang dihadapi banyak pencari kerja di negeri ini. Di mana peluang pekerjaan kian sulit dijangkau, seringkali dipersulit oleh persyaratan yang rumit dan berbelit-belit. Hal inilah yang semakin memantik semangatnya untuk bergerak.
Melalui usahanya, ia berharap dapat menjadi bagian dari solusi, memberikan kesempatan berkarya bagi warga sekitar yang belum memiliki pekerjaan, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan lingkungan sekitar.
Bagi Suparman, dunia pers dan dunia usaha adalah dua sayap yang sama-sama dibutuhkan untuk terbang tinggi melayang di angkasa pengabdian. Melalui media, ia membangun kesadaran dan keadilan informasi; melalui usaha, ia membangun kemandirian dan kesejahteraan nyata.
Sosok muda asal Magelang ini membuktikan bahwa kesuksesan sejati adalah ketika kemampuan yang dimiliki mampu menjadi manfaat bagi orang banyak dan berkontribusi nyata bagi tanah air tercinta.
Penulis by Sutarno
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !