A
LOMBOK UTARA – Seorang perempuan berinisial AD (20) meninggal dunia setelah terjatuh dari wahana permainan kora-kora di sebuah pasar malam di Lapangan Apan Baya, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Insiden tersebut terjadi pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Korban diketahui merupakan warga Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Dalam kesehariannya, AD bekerja sebagai tenaga penjualan atau sales promotion girl (SPG) produk kuliner di pasar malam tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian setelah korban mengalami kecelakaan ketika menaiki wahana perahu ayunan yang juga digunakan oleh pengunjung lainnya.
Kapolsek Gangga, Iptu I Wayan Cipta Naya, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, korban terjatuh saat berada di wahana kora-kora. Wahana tersebut merupakan permainan berbentuk perahu yang bergerak mengayun ke depan dan belakang dengan ketinggian tertentu.
Menurut keterangan awal, hanya AD yang dilaporkan terjatuh dalam insiden tersebut. Sementara itu, pengunjung lain yang berada di wahana tidak dilaporkan mengalami kejadian serupa. Meski demikian, penyebab korban terjatuh masih belum diketahui secara pasti dan menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian.
Korban sempat mendapatkan pertolongan medis
Setelah terjatuh, AD dilaporkan tidak sadarkan diri, meskipun masih bernapas. Melihat kondisi korban, penanggung jawab wahana kemudian membawa perempuan tersebut ke Puskesmas Gangga untuk memperoleh pertolongan medis awal.
Namun, kondisi korban disebut cukup parah sehingga penanganan di puskesmas tidak dapat dilanjutkan secara optimal. Tim medis kemudian merujuk AD ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Utara agar mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai kondisinya.
Upaya medis tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. AD dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WITA pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kematian korban terjadi setelah ia menjalani rangkaian penanganan medis akibat insiden yang dialaminya di lokasi pasar malam.
Peristiwa tersebut menyisakan duka bagi keluarga korban dan menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan pengunjung maupun pekerja di area hiburan rakyat. Meski kejadian berlangsung di wahana yang digunakan bersama pengunjung lain, penyebab kecelakaan tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi awal yang tersedia.
Polisi memeriksa lokasi dan meminta keterangan saksi
Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengumpulkan keterangan yang diperlukan. Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas operasional wahana kora-kora.
Kapolsek Gangga, Iptu I Wayan Cipta Naya, menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui secara pasti penyebab korban terjatuh. Pemeriksaan terhadap saksi dan operator wahana diperlukan guna menyusun kronologi kejadian secara lebih lengkap.
Sejumlah aspek perlu ditelusuri dalam proses pendalaman, termasuk bagaimana korban bisa terjatuh ketika wahana sedang digunakan. Pemeriksaan terhadap kondisi wahana dan prosedur operasional juga dapat membantu memberikan gambaran mengenai rangkaian peristiwa. Namun, hasil pemeriksaan tersebut belum dapat disimpulkan sebelum penyelidikan selesai.
Kepolisian belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai faktor yang menyebabkan kecelakaan. Oleh sebab itu, dugaan mengenai kelalaian, gangguan teknis, atau faktor lainnya tidak dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti tanpa didukung hasil pemeriksaan resmi.
Keselamatan wahana permainan menjadi perhatian
Insiden yang merenggut nyawa AD kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan dalam pengoperasian wahana hiburan, khususnya permainan yang melibatkan gerakan ayunan dan perubahan ketinggian. Pengelola wahana perlu memastikan bahwa peralatan berfungsi dengan baik, sistem pengamanan penumpang tersedia, serta prosedur penggunaan diterapkan secara konsisten.
Petunjuk keselamatan dan pengawasan operator juga menjadi bagian penting dalam mencegah kecelakaan. Pengunjung perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai cara duduk, penggunaan pengaman, serta ketentuan lain sebelum menaiki wahana. Sementara itu, operator harus menjalankan permainan sesuai prosedur dan memperhatikan kondisi penumpang selama wahana beroperasi.
Di kawasan pasar malam, pengawasan keselamatan menjadi tantangan tersendiri karena wahana permainan umumnya berada berdekatan dengan lapak perdagangan dan aktivitas pengunjung. Karena itu, pengelola perlu memastikan area operasional tertata dengan baik, akses petugas tersedia, dan pemeriksaan peralatan dilakukan secara berkala.
Meski demikian, langkah-langkah keselamatan tersebut tidak berarti bahwa penyebab kecelakaan di Lombok Utara telah diketahui. Penentuan faktor yang berkaitan dengan insiden ini tetap bergantung pada hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan teknis yang relevan.
Penyelidikan masih berlanjut
Hingga laporan terakhir pada Rabu, 21 Oktober 2026, polisi masih mendalami insiden yang terjadi di Lapangan Apan Baya, Desa Gondang, Kecamatan Gangga. Pemeriksaan lokasi, pengumpulan keterangan saksi, dan permintaan informasi dari operator wahana dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan hiburan publik. Pengelola wahana, operator, dan pihak terkait perlu memastikan bahwa kegiatan rekreasi berlangsung dengan memperhatikan standar keselamatan, sementara masyarakat diharapkan mengikuti petunjuk yang berlaku ketika menggunakan fasilitas permainan.
Kepolisian menegaskan bahwa pendalaman masih diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang menyebabkan AD meninggal dunia. Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan dan langkah penanganan perkara tersebut menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
Jurnalis : Wulandari
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !