Dirut Bulog Dorong Mahasiswa UGM Menjadi Entrepreneur, Pasarkan Beras hingga MinyaKita di Lingkungan Kampus

Dirut Bulog Dorong Mahasiswa UGM Menjadi Entrepreneur, Pasarkan Beras hingga MinyaKita di Lingkungan Kampus

Direktur Utama Perum Bulog mengajak mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengambil peran sebagai wirausahawan muda melalui program kewirausahaan berbasis pangan. Dalam program tersebut, mahasiswa didorong untuk menjadi mitra pemasaran berbagai produk pangan strategis, seperti beras Bulog dan MinyaKita, yang dipasarkan langsung di lingkungan kampus. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog dalam memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi. Selain memberikan pengalaman berwirausaha kepada mahasiswa, kerja sama ini juga bertujuan memperkenalkan peran Bulog sebagai institusi yang bertanggung jawab menjaga ketahanan pangan nasional. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai dunia bisnis, tetapi juga memahami proses distribusi pangan dari hulu hingga ke tangan masyarakat.

Direktur Utama Bulog menjelaskan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku usaha yang inovatif dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru. Melalui keterlibatan mahasiswa, diharapkan akan lahir model bisnis yang lebih kreatif dalam memasarkan produk pangan, termasuk memanfaatkan teknologi digital, media sosial, serta platform perdagangan elektronik sebagai sarana promosi dan penjualan.

Mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi agen edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi pangan berkualitas dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah. Kehadiran gerai pangan di lingkungan kampus dinilai dapat memberikan manfaat ganda, yakni memudahkan akses kebutuhan pokok sekaligus menjadi laboratorium bisnis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan manajemen usaha, pemasaran, dan pelayanan kepada konsumen.

Selain mendorong lahirnya entrepreneur muda, Bulog menilai kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun ketahanan pangan nasional. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi, riset, serta sumber daya manusia yang mampu mendukung pengembangan sektor pangan di Indonesia.

Program kewirausahaan kampus tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Dengan terlibat secara langsung dalam proses distribusi, mahasiswa dapat memahami tantangan yang dihadapi sektor pangan nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Bulog menegaskan akan terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui berbagai program edukasi, penelitian, hingga pengembangan usaha berbasis pangan. Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, kepedulian terhadap ketahanan pangan, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.

Jurnalis : Hanadia

author avatar
Wartawan Fakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !