Cegah Kebocoran Devisa, Bamsoet Minta Maskapai Asing Wajib Punya GSA di Indonesia

JAKARTA – Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendesak pemerintah untuk segera melakukan pembenahan mendasar dalam regulasi penerbangan. Ia menekankan agar setiap maskapai asing yang beroperasi di Indonesia diwajibkan memiliki General Sales Agent (GSA) atau agen penjualan resmi yang merupakan badan hukum dalam negeri.Kamis 16 April 2026.

Langkah ini dinilai krusial untuk menutup celah kebocoran penerimaan negara, mengingat transaksi penjualan tiket yang nilainya sangat besar selama ini sering kali langsung mengalir ke luar negeri tanpa tercatat secara optimal dalam sistem fiskal Indonesia.

“Selama ini masih banyak maskapai asing yang menjual tiket tanpa menunjuk GSA resmi. Uang transaksi langsung keluar negeri, sehingga potensi pajak seperti PPN dan PPh hilang, serta perlindungan konsumen menjadi lemah,” ujar Bamsoet saat menerima pengurus Foreign Airlines General Sales Agent (FAGA) Indonesia, Kamis (16/4/26).

Optimalkan Potensi Ekonomi

Menurut Bamsoet, data menunjukkan jumlah penumpang internasional di Indonesia pada 2025 telah melampaui 70 juta orang. Dengan nilai transaksi yang fantastis tersebut, negara harus memastikan seluruh aktivitas ekonomi terekam dan memberikan kontribusi maksimal.

“Pemerintah harus mewajibkan maskapai asing menunjuk GSA lokal. Ini agar penjualan tercatat, transparan, dan jelas kontribusinya bagi perekonomian nasional,” tegasnya.

Selain soal kewajiban GSA, politisi Partai Golkar ini juga menyoroti sejumlah hal penting lainnya demi keadilan bisnis, antara lain:

-Pengaturan standar komisi yang adil bagi agen perjalanan, Penyederhanaan struktur harga tiket agar lebih transparan, termasuk soal fuel surcharge.

– Penegakan hukum Indonesia sebagai dasar penyelesaian sengketa, agar pelaku lokal tidak dirugikan oleh yurisdiksi asing.

Pembatasan kepemilikan asing pada GSA maksimal 49 persen agar pelaku usaha Indonesia tetap memegang kendali.

“Kita harus menjaga kedaulatan ekonomi. Pelaku usaha dalam negeri harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan transaksi bisnis harus aman serta terlindungi hukum,” pungkas Bamsoet.

Sumber berita ketua MPR RI Bamsoet

Editor Sutarno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !