Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pantura Kudus-Demak, Polisi Temukan Sejumlah Luka

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pantura Kudus-Demak, Polisi Temukan Sejumlah Luka

Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Pantura Kudus-Demak, tepatnya di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh kepolisian setelah ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

Korban diperkirakan berusia sekitar 25 tahun. Saat ditemukan, polisi tidak menemukan kartu identitas maupun dokumen yang dapat digunakan untuk mengetahui identitas pria tersebut. Hingga kini, penyidik masih berupaya mengungkap identitas korban sekaligus menelusuri kronologi kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Arlan Budi Kusuma mengatakan, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian dan memastikan apakah luka yang ditemukan pada tubuh korban berkaitan dengan kematiannya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, sejumlah luka ditemukan pada bagian tubuh korban. Luka tersebut antara lain berada di pelipis kanan, kening, kedua mata, pipi kanan, serta bagian mulut. Selain luka pada bagian wajah, petugas juga menemukan luka lecet pada jari-jari kaki korban.

Meski terdapat sejumlah luka, polisi belum menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat penganiayaan. Penyidik masih menunggu hasil autopsi serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.

Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, seorang saksi yang berada di sebuah warung makan di sekitar lokasi mendengar teriakan dari seorang pengemudi yang menyebut adanya perkelahian.

Mendengar teriakan tersebut, saksi kemudian keluar dari warung untuk melihat situasi. Namun, ketika saksi mendekati lokasi, sejumlah orang yang sebelumnya berada di tempat kejadian disebut telah meninggalkan lokasi. Dari keterangan awal yang diperoleh, orang-orang tersebut juga sempat meneriakkan tuduhan bahwa korban telah mencuri aki.

Tuduhan tersebut saat ini masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi belum memastikan apakah dugaan pencurian aki memiliki hubungan dengan kematian korban. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh informasi yang diperoleh agar kronologi kejadian dapat diketahui secara utuh.

Setelah mengetahui adanya korban yang tergeletak di lokasi, saksi kemudian menghubungi Polsek Wonosalam. Petugas kepolisian bersama tim terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara.

Petugas juga memperoleh informasi mengenai sebuah sepeda motor Honda Vario berwarna merah yang diduga digunakan oleh sejumlah orang saat meninggalkan lokasi. Informasi mengenai kendaraan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang kini tengah didalami penyidik untuk mengetahui siapa saja yang berada di sekitar lokasi ketika kejadian berlangsung.

Petugas PSC 119 Kabupaten Demak yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Sunan Kalijaga Demak sebelum kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi saat ini telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui atau berada di sekitar lokasi kejadian. Keterangan tersebut akan dicocokkan dengan temuan di lapangan serta hasil pemeriksaan forensik untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara lebih jelas.

AKP Arlan Budi Kusuma menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Polisi akan mendasarkan proses penanganan perkara pada fakta dan alat bukti yang ditemukan di lapangan. Hasil autopsi juga akan menjadi bagian penting dalam menentukan penyebab kematian korban.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada aparat. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap identitas korban, mengetahui kronologi kejadian, serta memastikan pihak-pihak yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.

Sampai saat ini, penyebab pasti kematian pria tersebut belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil autopsi dan terus melakukan penyelidikan terhadap berbagai informasi yang telah diperoleh.

Jurnalis : Damara Rizky Elisyah

author avatar
Damara Rizky Elisyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !