SURABAYA – Kebakaran melanda kantor notaris Sophia Imelda, S.H., yang berada di Jalan Ngagel Jaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, pada Rabu (14/10/2026). Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain.
Kobaran api dilaporkan berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam. Sebanyak delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Petugas tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 11.10 WIB setelah menerima laporan kebakaran.
Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, menyampaikan bahwa korsleting listrik diduga menjadi salah satu penyebab munculnya api. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber kebakaran.
Berdasarkan keterangan petugas pemadam kebakaran, titik api berada di lantai dua bangunan kantor notaris tersebut. Sejumlah perlengkapan kantor, termasuk meja dan printer, berada di area yang terdampak kebakaran. Meski demikian, api hanya membakar sebagian ruangan dan tidak sampai meluas ke seluruh bagian gedung.
Petugas juga menjelaskan bahwa dokumen-dokumen kantor disimpan di lantai tiga. Area penyimpanan tersebut menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam penanganan kejadian. Menurut keterangan sementara, sejumlah barang yang berada di dalam loker dipastikan aman, meskipun kondisi keseluruhan dokumen dan perlengkapan kantor tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan di lokasi.
Dugaan korsleting listrik menjadi perhatian karena penggunaan berbagai perangkat elektronik merupakan bagian dari aktivitas perkantoran sehari-hari. Meski begitu, penyebab kebakaran tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan dugaan awal. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran terjadi.
Meskipun titik api berada di lantai dua, dampak kejadian turut dirasakan pada bagian lain bangunan. Lantai tiga terdampak asap yang muncul selama kebakaran, sedangkan lantai satu terkena air yang digunakan petugas dalam proses pemadaman.
Petugas memastikan api tidak merembet ke bangunan yang berada di sebelah kantor notaris. Upaya pengendalian tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran di kawasan perkotaan, terutama pada bangunan yang berdekatan dengan tempat usaha atau fasilitas lainnya.
Penggunaan air dalam proses pemadaman dapat menimbulkan dampak tambahan terhadap ruangan dan perlengkapan di sekitar titik kebakaran. Sementara itu, asap dapat menyebar ke bagian gedung yang tidak tersentuh api secara langsung. Oleh karena itu, pemeriksaan setelah pemadaman diperlukan untuk mengetahui kondisi bangunan dan memastikan area tersebut aman sebelum kembali digunakan.
M. Rokhim menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Korsleting listrik masih sebatas dugaan awal berdasarkan kondisi di lokasi. Penentuan penyebab secara akurat memerlukan pemeriksaan lebih lanjut agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya memperhatikan keamanan instalasi listrik di lingkungan perkantoran. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik dan perangkat elektronik merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko kebakaran. Selain itu, pengelola bangunan perlu memastikan sarana keselamatan tersedia dan dapat digunakan apabila terjadi keadaan darurat.
Penanganan yang cepat oleh petugas pemadam kebakaran juga berperan penting dalam membatasi dampak kejadian. Dalam insiden ini, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan di sekitarnya. Meski demikian, penyebab kebakaran dan kondisi seluruh bagian gedung tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan yang sesuai.
Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan penyebab kebakaran di kantor notaris Jalan Ngagel Jaya masih perlu menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk mengacu pada informasi yang telah terkonfirmasi dan tidak menyimpulkan penyebab kejadian sebelum hasil pemeriksaan tersedia.
Jurnalis : Ghazy Fikri Izdihar
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !