Kebakaran di Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah dan 4 Tempat Usaha, 150 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah dan 4 Tempat Usaha, 150 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut menghanguskan 18 rumah dan empat tempat usaha yang berada di area terdampak. Sebanyak 150 jiwa harus kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan membuat puluhan keluarga terdampak, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Informasi mengenai kejadian disampaikan oleh Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal.

Petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran yang semakin membesar sekitar pukul 20.31 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar permukiman.

Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 128 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi titik api agar tidak merambat ke wilayah yang lebih luas. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 21.20 WIB.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Proses pendinginan dimulai sekitar pukul 21.33 WIB dan seluruh rangkaian pemadaman dinyatakan selesai pada tengah malam.

Berdasarkan keterangan dari pihak Gulkarmat Jakarta Selatan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah. Namun, penyebab tersebut masih merupakan dugaan berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas di lapangan.

Ketua RT 05/01 Kebayoran Lama Utara, Nanang, mengatakan api pertama kali terlihat dari sebuah rumah kontrakan. Dalam waktu singkat, api kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya. Warga sempat berusaha melakukan penanganan awal dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi upaya tersebut tidak mampu menghentikan kobaran api.

Kondisi di lokasi membuat api dengan cepat membesar dan mengancam sejumlah bangunan lain. Meskipun saat kejadian masih terdapat rintikan hujan, kobaran api tetap berkembang. Respons cepat petugas pemadam kebakaran kemudian membantu mencegah api menjalar lebih jauh ke bangunan gedung maupun kawasan lain yang terpisah oleh gang.

Kebakaran tersebut menyebabkan 150 warga terdampak dan kehilangan tempat tinggal. Kerugian tidak hanya dirasakan oleh warga yang rumahnya terbakar, tetapi juga oleh pemilik sejumlah tempat usaha yang berada di kawasan tersebut.

Tidak adanya korban jiwa menjadi salah satu hal yang disyukuri dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, dampak kebakaran terhadap warga cukup besar karena puluhan bangunan mengalami kerusakan dan ratusan warga harus menghadapi kondisi kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman padat. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta perhatian terhadap kondisi jaringan listrik di rumah dapat menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran juga terus mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran melalui layanan darurat apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran. Kecepatan laporan dan respons petugas menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas serta mengurangi dampak terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Saat ini, penanganan terhadap dampak kebakaran menjadi perhatian bagi warga dan pihak terkait. Para korban yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan dukungan dan penanganan lebih lanjut agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi setelah peristiwa tersebut.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !