Kiper utama Timnas Belgia, Thibaut Courtois, mengungkapkan keinginannya untuk tetap melanjutkan karier internasional bersama negaranya. Namun, penjaga gawang Real Madrid tersebut mengajukan satu syarat sebelum memutuskan bertahan, yakni diberikan kesempatan untuk tidak tampil pada ajang UEFA Nations League agar dapat beristirahat setelah menjalani musim yang sangat padat bersama klub dan tim nasional.
Courtois menjelaskan bahwa dirinya masih memiliki motivasi untuk membela Belgia dalam berbagai turnamen besar di masa mendatang. Meski demikian, ia merasa membutuhkan waktu pemulihan yang cukup setelah melewati jadwal pertandingan yang padat, termasuk penampilannya di Piala Dunia 2026. Menurutnya, kondisi fisik dan mental pemain harus tetap dijaga agar dapat memberikan performa terbaik ketika kembali memperkuat tim nasional.
Kiper berusia 34 tahun itu menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai masa depannya di Timnas Belgia akan ditentukan setelah melakukan pembicaraan dengan pelatih baru, Mark van Bommel. Ia berharap terdapat kesepakatan yang dapat mengakomodasi keinginannya untuk beristirahat selama penyelenggaraan UEFA Nations League, sebelum kembali bergabung dalam agenda penting lainnya seperti kualifikasi Piala Eropa 2028.
Menurut Courtois, jadwal kompetisi sepak bola modern yang semakin padat membuat pemain dituntut tampil konsisten sepanjang musim. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kelelahan dan cedera apabila tidak diimbangi dengan waktu pemulihan yang memadai. Karena itu, ia menilai istirahat merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas performa sekaligus memperpanjang karier sebagai pesepak bola profesional.
Pernyataan Courtois muncul setelah Belgia mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 pada babak perempat final. Dalam pertandingan tersebut, ia mengalami gangguan fisik sehingga harus meninggalkan lapangan lebih awal. Meski demikian, Courtois menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan pelatih sebelumnya dan tetap menghormati keputusan tim pelatih yang mengutamakan pemain dalam kondisi bugar untuk melanjutkan pertandingan.
Kehadiran Mark van Bommel sebagai pelatih baru Belgia juga disambut positif oleh Courtois. Ia menilai mantan gelandang tim nasional Belanda tersebut memiliki pengalaman luas sebagai pemain maupun pelatih sehingga diyakini mampu mendapatkan respek dari para pemain. Courtois berharap komunikasi yang baik dengan pelatih baru dapat menghasilkan keputusan terbaik mengenai kelanjutan karier internasionalnya.
Apabila kesepakatan mengenai waktu istirahat dapat tercapai, peluang Courtois untuk tetap menjadi andalan Belgia pada turnamen-turnamen berikutnya dinilai masih terbuka lebar. Pengalaman, kualitas, dan kepemimpinannya di bawah mistar gawang masih menjadi aset penting bagi skuad berjuluk De Rode Duivels dalam menghadapi persaingan di level internasional.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !