Aktris sekaligus pengusaha Shireen Sungkar membagikan perkembangan terbaru mengenai putri bungsunya, Cut Shafiyyah Mecca Al Fatih, yang sebelumnya didiagnosis mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD). Dengan penuh rasa syukur, Shireen mengungkapkan bahwa kondisi sang buah hati menunjukkan kemajuan yang cukup baik setelah menjalani terapi secara rutin dan konsisten. Ia mengaku seluruh proses tersebut dijalani dengan penuh kesabaran serta keyakinan bahwa setiap anak memiliki perjalanan tumbuh kembang yang berbeda.
Menurut Shireen, putri bungsunya kini menjalani terapi sebanyak lima kali dalam satu minggu. Rutinitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan kemampuan komunikasi, interaksi sosial, serta berbagai aspek tumbuh kembang lainnya. Meski membutuhkan komitmen dan waktu yang tidak sedikit, Shireen mengaku dirinya bersama sang suami, Teuku Wisnu, berusaha menjalani seluruh proses dengan ikhlas dan penuh optimisme.
Ia menyampaikan bahwa perkembangan Shafiyyah dari waktu ke waktu menunjukkan perubahan yang menggembirakan. Berbagai kemampuan baru mulai terlihat berkat terapi yang dijalani secara berkesinambungan. Shireen pun berharap proses tersebut dapat terus memberikan hasil positif sehingga putrinya mampu tumbuh dan berkembang sesuai potensi terbaik yang dimilikinya.
Selain menjalani terapi, Shireen juga memberikan perhatian khusus terhadap pola makan sang anak. Ia mengungkapkan bahwa Shafiyyah merupakan seorang picky eater atau memiliki kebiasaan memilih makanan dengan sangat selektif. Karena itu, menu makanan yang disiapkan berbeda dengan dua kakaknya. Bahkan, jenis makanan, tekstur, hingga bumbu yang digunakan harus disesuaikan agar sang anak tetap mau mengonsumsinya.
Sebagai seorang ibu, Shireen mengaku tidak membandingkan kondisi setiap anak karena masing-masing memiliki kebutuhan dan proses perkembangan yang berbeda. Baginya, tugas orang tua adalah memberikan dukungan terbaik, menciptakan lingkungan yang nyaman, serta terus mendampingi setiap tahapan pertumbuhan anak tanpa kehilangan harapan.
Pengakuan Shireen mendapat banyak apresiasi dari masyarakat karena dinilai dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini serta penanganan yang tepat bagi anak dengan Autism Spectrum Disorder. Banyak orang tua juga merasa termotivasi setelah melihat bagaimana Shireen dan keluarganya menjalani proses tersebut dengan penuh kesabaran, keterbukaan, dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi buah hati mereka.
Melalui kisah yang dibagikannya, Shireen berharap para orang tua yang memiliki anak dengan kondisi serupa tidak merasa sendiri. Ia mengajak semua pihak untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka memperoleh kesempatan yang sama dalam berkembang sesuai kemampuan masing-masing. Baginya, setiap perkembangan sekecil apa pun merupakan pencapaian yang patut disyukuri dan menjadi penyemangat untuk terus melangkah ke depan.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !