Petaka Saat Berswafoto, Seorang Wisatawan Tewas Terjatuh dari Tebing Pantai Semeti Lombok

Tiga korban sesusai dievakuasi di Klinik Selong Medical Service, Selong Belanak. (SAR Mandalika)

Petaka Saat Berswafoto, Seorang Wisatawan Tewas Terjatuh dari Tebing Pantai Semeti Lombok

Momen liburan yang seharusnya menjadi pengalaman menyenangkan berubah menjadi tragedi di kawasan Pantai Semeti, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Seorang wisatawan perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing saat sedang berswafoto bersama rekan-rekannya. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu siang dan langsung mengundang perhatian masyarakat serta aparat penyelamat yang bergerak menuju lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama tiga rekannya tengah menikmati panorama Pantai Semeti yang dikenal memiliki hamparan batu karang serta tebing curam dengan pemandangan laut lepas. Saat berusaha mengambil foto di salah satu titik tebing, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke laut dan terseret ombak yang saat itu cukup kuat.

Melihat korban terjatuh, ketiga rekannya berusaha memberikan pertolongan dengan meraih tangan korban. Namun upaya tersebut justru membuat mereka ikut terjatuh ke area berbahaya. Beruntung, ketiga wisatawan tersebut berhasil diselamatkan meski mengalami luka-luka dan syok akibat insiden yang dialami. Sementara korban utama tidak dapat diselamatkan setelah terseret ombak di sekitar lokasi kejadian.

Laporan mengenai kecelakaan tersebut segera diterima oleh Unit Siaga SAR Mandalika yang langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Namun sebelum tim penyelamat tiba, warga sekitar bersama nelayan setempat telah melakukan upaya evakuasi terhadap seluruh korban. Seluruh korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya menjalani perawatan karena mengalami luka dan trauma.

Pantai Semeti merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Lombok karena menawarkan panorama alam yang unik dengan batuan karang menyerupai formasi kristal serta tebing yang langsung menghadap Samudra Hindia. Keindahan tersebut sering menjadi daya tarik wisatawan untuk mengabadikan momen melalui foto. Namun di balik pesonanya, kawasan tersebut memiliki karakter ombak besar, tebing curam, dan permukaan batu yang licin sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi saat beraktivitas.

Pihak SAR mengimbau seluruh wisatawan agar tidak mengambil foto di lokasi yang berisiko tinggi, terutama di bibir tebing atau area yang langsung berbatasan dengan ombak. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan keinginan memperoleh foto dengan latar belakang pemandangan yang menarik. Wisatawan juga diharapkan mematuhi rambu-rambu keselamatan serta mengikuti arahan petugas maupun warga setempat ketika mengunjungi kawasan wisata alam.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas berswafoto di lokasi ekstrem dapat berujung pada kecelakaan fatal apabila tidak disertai kehati-hatian. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keselamatan, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang dan seluruh destinasi wisata dapat dinikmati secara aman serta bertanggung jawab oleh setiap pengunjung.

Jurnalis : Danilo Fernandes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !