Kecelakaan tragis terjadi di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, ketika sebuah mobil travel jurusan Padang–Jambi mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke Sungai Batanghari. Insiden yang terjadi di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, tersebut mengakibatkan seorang penumpang perempuan meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam kendaraan yang tenggelam. Sementara itu, sopir dan seorang penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri dari dalam mobil sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Berdasarkan informasi sementara dari tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari, kendaraan travel tersebut membawa tiga orang yang terdiri atas seorang sopir dan dua penumpang. Diduga, kecelakaan terjadi ketika pengemudi kehilangan kendali saat melintasi ruas jalan di tepi Sungai Batanghari sehingga mobil keluar dari badan jalan dan langsung tercebur ke sungai. Dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan atau pengemudi mengantuk, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Korban perempuan yang diketahui bernama Evi tidak sempat keluar dari kendaraan ketika mobil mulai tenggelam. Ia diduga terjebak di dalam kabin sehingga kehilangan kesempatan menyelamatkan diri. Setelah dilakukan pencarian dan proses evakuasi oleh tim gabungan, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara itu, sopir bernama Egi dan seorang penumpang laki-laki bernama Danil berhasil keluar dari kendaraan dan selamat dari insiden tersebut.
Mendapat laporan kejadian, Kantor SAR Jambi langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Tim penyelamat bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Batanghari, TNI, Polri, serta masyarakat setempat guna mengevakuasi korban maupun kendaraan yang tenggelam di aliran Sungai Batanghari. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan berada di dalam sungai dengan arus yang cukup deras.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna menghindari kerumunan warga yang menyaksikan proses penyelamatan. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui kronologi kecelakaan secara lebih rinci. Pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan juga dilakukan guna memastikan apakah terdapat faktor teknis yang turut berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa seluruh penyebab kecelakaan masih didalami. Dugaan sementara mengenai sopir yang kelelahan masih akan diverifikasi melalui hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi maupun kondisi kendaraan. Aparat juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait apabila diperlukan pemeriksaan tambahan guna memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara objektif.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, terutama bagi pengemudi angkutan umum maupun kendaraan travel. Kelelahan dan kurang istirahat dapat menurunkan konsentrasi saat berkendara sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pengemudi diimbau beristirahat apabila mulai merasakan kantuk serta tidak memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan demi keselamatan seluruh penumpang.
Pemerintah bersama aparat kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat, serta mematuhi aturan lalu lintas. Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kedisiplinan, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah sehingga keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan angka kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.
Jurnalis : Danilo Fernandes
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !