Menuju Kota Global, DPRD DKI Dorong Pemprov Maksimalkan Anggaran Penataan RW Kumuh

Anggota DPRD DKI Jakarta, Nabilah, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memaksimalkan alokasi anggaran dalam program penataan kawasan permukiman kumuh di tingkat Rukun Warga (RW). Menurutnya, upaya pembenahan lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang harus dilakukan apabila Jakarta ingin mewujudkan diri sebagai kota global yang modern, nyaman, dan berdaya saing tinggi.

Nabilah menilai bahwa transformasi Jakarta menuju kota global tidak hanya ditandai dengan pembangunan gedung-gedung pencakar langit, infrastruktur transportasi modern, maupun pusat bisnis yang berkembang pesat. Di sisi lain, kualitas lingkungan permukiman masyarakat juga harus menjadi perhatian utama agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah permukiman padat yang membutuhkan penataan lebih optimal, baik dari sisi infrastruktur dasar, sanitasi, drainase, akses jalan lingkungan, hingga fasilitas umum yang mendukung kualitas hidup warga. Oleh karena itu, anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah perlu dimanfaatkan secara maksimal agar program penataan kawasan dapat berjalan lebih efektif.

Ia menegaskan bahwa kawasan permukiman yang tertata dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat, mengurangi risiko banjir, serta meningkatkan nilai ekonomi lingkungan sekitar. Selain itu, penataan wilayah juga berpotensi mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Nabilah juga menekankan bahwa konsep kota global harus dibangun dengan prinsip inklusif dan berkeadilan. Kemajuan kota tidak hanya diukur dari pusat-pusat bisnis dan kawasan elit, tetapi juga dari bagaimana pemerintah mampu menyediakan lingkungan yang layak dan sehat bagi masyarakat yang tinggal di kawasan padat penduduk.

Program penataan RW kumuh, lanjutnya, perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, serta sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Kolaborasi tersebut diyakini akan mempercepat proses pembenahan kawasan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga.

Selain aspek fisik, pembenahan kawasan juga harus dibarengi dengan pemberdayaan masyarakat agar tercipta lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan, mengelola sampah, serta memelihara fasilitas umum menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan permukiman yang sehat dan tertata.

Seiring persiapan Jakarta menuju kota global, DPRD DKI berharap berbagai program pembangunan dapat berjalan secara seimbang dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Dengan penataan kawasan permukiman yang optimal, Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi pusat ekonomi dan bisnis internasional, tetapi juga menjadi kota yang nyaman, berkelanjutan, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik bagi seluruh warganya.

Jurnalis : Hanadia

author avatar
Wartawan Fakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !