Harga Pangan 30 Juli 2026 Bergerak Naik, Cabai, Telur, dan Minyak Goreng Masih Jadi Sorotan

Pasar Kebayoran Lama pada pantauan harga pangan, Jumat pagi (24/7).

Harga Pangan 30 Juli 2026 Bergerak Naik, Cabai, Telur, dan Minyak Goreng Masih Jadi Sorotan

Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan nasional pada Kamis (30/7/2026) menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa bahan kebutuhan pokok. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, sejumlah komoditas seperti cabai, telur ayam ras, minyak goreng, hingga bawang masih mengalami fluktuasi harga di berbagai daerah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor distribusi, cuaca, serta keseimbangan antara pasokan dan permintaan di tingkat pasar.

Komoditas cabai masih menjadi salah satu penyumbang kenaikan harga terbesar. Cabai rawit merah diperdagangkan di kisaran Rp54.500 per kilogram, sementara cabai merah besar berada di kisaran Rp48.150 per kilogram dan cabai merah keriting sekitar Rp46.250 per kilogram. Tingginya harga cabai dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari sejumlah sentra produksi akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung selama masa panen.

Selain cabai, harga bawang merah tercatat berada di kisaran Rp42.150 per kilogram, sedangkan bawang putih dijual sekitar Rp42.700 per kilogram. Meskipun tidak mengalami lonjakan yang terlalu tinggi, kedua komoditas tersebut masih berada pada level yang relatif tinggi dibandingkan rata-rata harga beberapa bulan sebelumnya. Pemerintah bersama instansi terkait terus memantau distribusi guna menjaga stabilitas pasokan di pasar tradisional maupun modern.

Untuk komoditas protein hewani, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp29.600 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras dijual sekitar Rp39.100 per kilogram. Harga daging sapi kualitas I tercatat mencapai Rp150.900 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II berada di kisaran Rp141.900 per kilogram. Pergerakan harga komoditas tersebut masih dipengaruhi oleh biaya produksi, distribusi, serta permintaan masyarakat yang cenderung meningkat.

Di kelompok bahan pokok lainnya, harga beras relatif stabil meskipun masih berada pada level yang cukup tinggi. Beras kualitas bawah I dijual sekitar Rp14.750 per kilogram, beras kualitas medium I mencapai Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I diperdagangkan di kisaran Rp17.700 per kilogram. Stabilnya harga beras didukung oleh ketersediaan stok nasional yang dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, harga gula pasir premium berada di kisaran Rp20.300 per kilogram dan gula pasir lokal sekitar Rp19.100 per kilogram. Untuk minyak goreng curah dijual sekitar Rp20.450 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium berkisar Rp24.300 per liter. Harga tersebut masih menunjukkan adanya penyesuaian mengikuti kondisi pasar dan biaya distribusi dari produsen ke tingkat pedagang eceran.

Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional, termasuk memastikan kelancaran distribusi barang, memperkuat stok cadangan, serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga di berbagai daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mengendalikan gejolak harga sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian.

Masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kenaikan permintaan secara mendadak. Dengan distribusi yang lancar, pasokan yang mencukupi, serta pengawasan dari pemerintah, harga bahan pangan diharapkan kembali stabil sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Jurnalis : Danilo Fernandes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !