Seorang dokter muda yang sedang menjalani program pendidikan profesi dokter (koas) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar Guest House Sakinah, Kota Metro, Lampung. Korban diketahui bernama Muhammad Zulfikar Drake (25), yang saat itu tengah menjalani masa koas di Rumah Sakit Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam ketika seorang rekan korban merasa curiga karena Muhammad Zulfikar tidak dapat dihubungi melalui sambungan telepon maupun aplikasi pesan singkat. Setelah beberapa kali mencoba menghubungi tanpa hasil, rekannya mendatangi penginapan tempat korban tinggal dan meminta bantuan pengelola untuk memeriksa kondisi di dalam kamar. Saat pintu berhasil dibuka, korban tidak ditemukan di tempat tidur, melainkan tergeletak di kamar mandi dalam keadaan tidak bernyawa. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, personel Satreskrim Polres Metro bersama Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area sekitar kamar dipasang garis polisi, sementara sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut diamankan sebagai barang bukti. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan menyampaikan bahwa hingga saat ini penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan bukti-bukti, serta menunggu hasil pemeriksaan forensik. Aparat juga menegaskan bahwa belum terdapat kesimpulan yang mengarah pada dugaan tindak pidana maupun pembunuhan sehingga seluruh kemungkinan masih didalami secara profesional dan objektif.
Dari keterangan pengelola penginapan, korban telah tinggal di Guest House Sakinah sejak sebelum bulan Ramadan karena menjalani pendidikan profesi dokter di Rumah Sakit Sukadana. Selama tinggal di penginapan, korban dikenal sebagai pribadi yang ramah, sopan, dan tidak pernah menimbulkan permasalahan dengan penghuni maupun pengelola. Oleh sebab itu, kabar meninggalnya dokter muda tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk rekan-rekan sejawatnya.
Penemuan jenazah dokter koas tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Kehadiran petugas kepolisian, tim identifikasi, serta ambulans membuat masyarakat berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi. Namun, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis diumumkan secara resmi. Informasi yang belum terverifikasi dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Universitas Indonesia dan pihak rumah sakit tempat korban menjalani pendidikan profesi turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Muhammad Zulfikar Drake. Mereka juga menyatakan akan memberikan dukungan kepada keluarga korban serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian. Diharapkan hasil investigasi dapat segera memberikan kepastian mengenai penyebab kematian sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi di ruang publik.
Jurnalis : Danilo Fernandes
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !