Dasco Pimpin Rapat Pembahasan Perpres Ojol, Evaluasi Tarif hingga Perlindungan Pengemudi Jadi Sorotan

Dasco Pimpin Rapat Pembahasan Perpres Ojol, Evaluasi Tarif hingga Perlindungan Pengemudi Jadi Sorotan

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi yang membahas penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai transportasi berbasis aplikasi atau ojek online (ojol). Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah kementerian, lembaga terkait, serta perwakilan organisasi pengemudi untuk membahas berbagai isu strategis yang selama ini menjadi perhatian, termasuk evaluasi tarif layanan, hubungan kemitraan antara aplikator dan pengemudi, serta peningkatan perlindungan hukum bagi para mitra pengemudi.

Dalam rapat tersebut, evaluasi tarif menjadi salah satu pembahasan utama. Sejumlah perwakilan pengemudi menyampaikan bahwa tarif yang berlaku saat ini dinilai belum sepenuhnya mampu menyesuaikan dengan meningkatnya biaya operasional, seperti harga bahan bakar, biaya perawatan kendaraan, suku cadang, serta kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah melakukan penyesuaian tarif agar kesejahteraan pengemudi tetap terjaga tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain persoalan tarif, rapat juga membahas substansi Peraturan Presiden yang diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem transportasi daring. Selama ini, hubungan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi masih menggunakan skema kemitraan yang sering memunculkan perbedaan pandangan terkait hak, kewajiban, serta mekanisme penyelesaian sengketa. Perpres yang sedang disusun diharapkan dapat menjadi payung hukum yang lebih komprehensif sehingga menciptakan hubungan yang lebih adil antara aplikator dan mitra pengemudi.

Dasco menegaskan bahwa penyusunan regulasi harus memperhatikan keseimbangan kepentingan seluruh pihak. Pemerintah perlu memastikan keberlangsungan investasi di sektor ekonomi digital tetap terjaga, namun di sisi lain kesejahteraan para pengemudi sebagai mitra kerja juga harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, regulasi yang baik harus mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus memberikan perlindungan terhadap para pelaku transportasi berbasis aplikasi.

Dalam pembahasan tersebut juga mengemuka usulan mengenai transparansi sistem pembagian pendapatan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi. Beberapa organisasi pengemudi meminta adanya aturan yang lebih jelas mengenai besaran potongan aplikasi, mekanisme pemberian insentif, serta sistem penilaian kinerja agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi para mitra. Transparansi tersebut dinilai penting untuk membangun hubungan kemitraan yang lebih seimbang dan saling menguntungkan.

Selain aspek ekonomi, rapat turut membahas perlindungan sosial bagi pengemudi ojek online. Pemerintah didorong untuk memperluas akses terhadap jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, serta program perlindungan ketenagakerjaan lainnya. Dengan adanya perlindungan tersebut, para pengemudi diharapkan memperoleh rasa aman ketika menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari sektor transportasi nasional yang terus berkembang.

Dasco menyampaikan bahwa seluruh masukan yang disampaikan dalam rapat akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan Peraturan Presiden sebelum nantinya ditetapkan oleh pemerintah. Ia berharap proses penyusunan regulasi dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi oleh pengemudi, perusahaan aplikasi, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan.

Penyusunan Perpres mengenai transportasi berbasis aplikasi diharapkan menjadi langkah penting dalam menciptakan kepastian hukum, meningkatkan kesejahteraan pengemudi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dengan regulasi yang jelas dan berkeadilan, sektor transportasi online diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi berbasis teknologi di masa mendatang.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !