Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di seluruh jaringan SPBU Pertamina pada 6 Agustus 2026 masih mengacu pada penyesuaian harga yang mulai berlaku sejak 1 Agustus 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilakukan Pertamina dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, serta kondisi pasar energi internasional.
Penyesuaian harga dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan pasokan energi dan kondisi ekonomi masyarakat. Meskipun terdapat perubahan pada awal Agustus, hingga 6 Agustus 2026 belum terdapat pengumuman resmi mengenai penyesuaian harga baru sehingga tarif BBM nonsubsidi masih berlaku sesuai ketetapan sebelumnya.
Harga Pertamax di berbagai daerah tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti biaya distribusi, jarak pengiriman, kondisi geografis, serta kebijakan yang berlaku di masing-masing wilayah. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi harga di SPBU terdekat sebelum melakukan pengisian bahan bakar.
Selain Pertamax, Pertamina juga melakukan penyesuaian terhadap beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya, termasuk Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95. Sementara itu, harga Dexlite dan Pertamina Dex pada sebagian wilayah masih dipertahankan sesuai kebijakan perusahaan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan secara berkala mengikuti formula yang ditetapkan pemerintah untuk BBM nonsubsidi.
Pertamina menyatakan bahwa evaluasi harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi global maupun nasional. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus memastikan distribusi BBM tetap berjalan dengan baik di seluruh Indonesia.
Masyarakat diharapkan selalu memperoleh informasi harga BBM dari sumber resmi sebelum melakukan pembelian. Dengan demikian, pengguna kendaraan dapat mengetahui tarif yang berlaku di wilayah masing-masing serta merencanakan kebutuhan bahan bakar secara lebih efektif sesuai kondisi dan kebutuhan perjalanan.
Di tengah dinamika harga energi dunia, pemerintah bersama Pertamina terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan pelayanan di seluruh SPBU. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar minyak.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !