Bentrok Dua Geng Motor di Kawasan Kampung Inggris Sukabumi, Dua Warga Tak Bersalah Menjadi Korban Pembacokan

BENTROK GENG MOTOR – Bentrok Geng Motor di Jalan Raya Sukaraja hingga Jalan MH Holil, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Bentrok Dua Geng Motor di Kawasan Kampung Inggris Sukabumi, Dua Warga Tak Bersalah Menjadi Korban Pembacokan

Bentrokan berdarah yang melibatkan dua kelompok geng motor terjadi di kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu dini hari. Aksi kekerasan tersebut mengakibatkan dua warga sipil yang sama sekali tidak terlibat dalam konflik menjadi korban pembacokan saat melintas di lokasi kejadian. Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi geng motor yang menggunakan senjata tajam di ruang publik.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bentrokan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di sepanjang Jalan Raya Sukaraja hingga Jalan MH Holil yang dikenal sebagai kawasan Kampung Inggris. Dua kelompok yang diduga terlibat adalah geng motor Allstar dan Neverdie. Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya, di mana salah satu kelompok telah menunggu kedatangan lawannya sebelum bentrokan akhirnya pecah menggunakan berbagai senjata tajam.

Di tengah situasi yang mencekam, dua warga yang baru pulang bekerja justru menjadi korban salah sasaran. Korban diketahui sedang melintas menggunakan sepeda motor ketika tiba-tiba diserang oleh sekelompok pelaku. Akibat serangan tersebut, keduanya mengalami luka bacok pada beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, lengan, dan kaki. Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Kepolisian Resor Sukabumi Kota yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Kedatangan petugas membuat puluhan anggota kedua kelompok geng motor melarikan diri sebelum sempat diamankan. Polisi kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV), memeriksa sejumlah saksi, serta menyisir lokasi guna mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Menurut keterangan pihak kepolisian, bentrokan antarkelompok tersebut diduga bukan terjadi secara spontan, melainkan telah direncanakan melalui kesepakatan kedua kelompok. Dugaan tersebut diperkuat dengan fakta bahwa salah satu kelompok telah lebih dahulu berada di lokasi untuk menunggu kedatangan lawannya. Polisi kini terus mendalami motif bentrokan sekaligus mengidentifikasi seluruh anggota kelompok yang terlibat.

Peristiwa ini mendapat perhatian serius karena korban yang mengalami luka justru merupakan warga yang tidak memiliki hubungan dengan kedua kelompok tersebut. Aparat menegaskan bahwa tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam merupakan tindak pidana yang akan diproses sesuai ketentuan hukum. Polisi juga memastikan akan memburu seluruh pelaku hingga berhasil diamankan dan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Masyarakat di sekitar lokasi berharap aparat keamanan meningkatkan patroli, terutama pada malam hingga dini hari yang kerap menjadi waktu terjadinya aksi geng motor. Kehadiran petugas secara rutin dinilai penting untuk mencegah bentrokan serupa sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas maupun melintas di kawasan tersebut.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui keberadaan kelompok yang membawa senjata tajam atau merencanakan aksi tawuran. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat membantu aparat dalam mencegah tindak kriminal sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Sukabumi tetap kondusif.

Jurnalis : Danilo Fernandes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !