Pemerintah Siapkan Kembali Bantuan Pangan Telur dan Daging Ayam pada 2027 untuk Jaga Harga dan Dukung Peternak

 

Pemerintah Siapkan Kembali Bantuan Pangan Telur dan Daging Ayam pada 2027 untuk Jaga Harga dan Dukung Peternak

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah menyiapkan program bantuan pangan berupa telur ayam dan daging ayam yang direncanakan kembali digulirkan pada tahun 2027. Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan dukungan kepada peternak unggas yang saat ini menghadapi tekanan harga di tingkat produsen.

Rencana tersebut telah masuk dalam usulan kebutuhan anggaran pemerintah untuk tahun 2027. Selain bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan, program bantuan pangan juga diharapkan mampu meningkatkan penyerapan hasil produksi peternak sehingga harga ayam dan telur di tingkat peternak dapat lebih stabil. Pemerintah menilai keseimbangan antara harga di tingkat produsen dan konsumen merupakan faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha peternakan nasional.

Bapanas menjelaskan bahwa pengalaman pelaksanaan program bantuan pangan sebelumnya menunjukkan hasil yang cukup positif. Saat program bantuan pangan untuk penanganan stunting dilaksanakan, pemerintah menyalurkan bantuan berupa satu kilogram daging ayam dan sepuluh butir telur kepada jutaan keluarga penerima manfaat. Program tersebut dinilai mampu menyerap ribuan ton produk unggas setiap bulan sekaligus membantu menjaga harga jual di tingkat peternak agar tidak mengalami penurunan yang terlalu tajam.

Selain melalui bantuan pangan, pemerintah juga terus mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan permintaan terhadap produk unggas nasional. Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan menjadi pasar tetap bagi hasil produksi peternak rakyat. Pemerintah mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membeli telur dan daging ayam secara langsung dari peternak dengan harga yang mendekati Harga Acuan Pembelian (HAP), sehingga rantai distribusi menjadi lebih efisien dan peternak memperoleh harga yang lebih layak.

Di samping itu, Bapanas juga akan memperkuat program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang selama ini rutin dilaksanakan di berbagai daerah. Meskipun volume penyerapan melalui program tersebut tidak sebesar bantuan pangan nasional, keberadaannya dinilai tetap memberikan kontribusi dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kalangan peternak menyambut positif rencana pemerintah untuk kembali menggulirkan bantuan pangan berbasis produk unggas. Menurut mereka, intervensi pemerintah sangat diperlukan ketika harga ayam hidup maupun telur mengalami penurunan drastis di tingkat produsen. Dengan adanya program tersebut, diharapkan usaha peternak rakyat dapat tetap berjalan dan tidak mengalami kerugian berkepanjangan akibat rendahnya harga jual di pasar.

Pemerintah juga membuka peluang agar program bantuan pangan tersebut dapat dilaksanakan lebih cepat apabila terdapat persetujuan terhadap revisi anggaran pada tahun berjalan. Namun demikian, pelaksanaan secara penuh tetap diproyeksikan menjadi bagian dari program nasional pada tahun anggaran 2027 sesuai perencanaan yang telah disusun oleh Badan Pangan Nasional bersama kementerian dan lembaga terkait.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap dapat menciptakan keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Di satu sisi, peternak memperoleh kepastian pasar dan harga yang lebih baik, sementara di sisi lain masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan akses terhadap pangan bergizi melalui program bantuan pemerintah. Kebijakan ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan sektor peternakan unggas di Indonesia.

Jurnalis : Hanadia

author avatar
Wartawan Fakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !