JAKARTA – Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia (KMPSI) meminta Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Dirut LPP TVRI), Iman Brotoseno untuk tidak mundur dahulu dari posisinya.
Iman diminta untuk tetap mengawal Piala Dunia 2026 di TVRI sampai selesai dan sukses.Rabu 25/2/2026.
Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan peran Iman Brotoseno masih sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengawal dan mengarsiteki siaran Piala Dunia 2026 yang hak siarnya dimiliki TVRI.
Demikian ditegaskan Ketua Komunitas Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia (KMPSI), Dhaneswara Anugraha.
Kita masyarakat pecinta bola Indonesia sangat menyayangkan keputusan mundurnya Iman Brotoseno dari dirut TVRI. Masyarakat, khususnya para pecinta sepak bola di Indonesia sangat berharap, Iman masih ada di TVRI,” ungkap Dhaneswara.
Dalam keterangan tertulisnya, kepada wartawan, Selasa, 24 Februari 2026, Dhaneswara mengungkapkan alasan mengapa Iman masih harus ada di TVRI.
“Karena, Iman ini adalah ‘arsiteknya’ TVRI yang berhasil menggolkan televisi pemerintah mendapatkan hak siar pertandingan sepak bola Piala 2026. Ini sejarah, lho.
Dan, sangat tidak mudah sekelas TVRI mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia. Hanya di era Dirut Iman-lah TVRI bisa memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 ini,” urainya.
Alasan lain mengapa Iman harus tetap “bertahan” di TVRI, ucap Dhaneswara, adalah karena ia saat ini mengetahui seluk-beluk proses administrasi mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026.
“Iman yang sudah paham dapurnya. Ia yang mengetahui proses awal sampai kontrak dan teknis lainnya hingga mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026.
Setidaknya, kalau mau mundur, nanti selesai Piala Dunia 2026. Jangan sekarang-sekarang ini. Kita khawatir, hak siar Piala Dunia 2026 yang sudah di depan mata dipegang TVRI nanti hilang,” cetusnya
Sebagai informasi, Iman telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai dirut TVRI secara mendadak, pada Senin, 23 Februari 2026. Faktor kesehatan menjadi alasan mengapa ia mundur.
Orang nomor satu di TVRI itu mengaku, tidak ada faktor politik yang menjadi alasan pengunduran dirinya. “Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya.
Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan,” tegas Iman.
Siaran pers mengenai pengunduran diri Iman Brotoseno itu disampaikan dalam rapat mingguan yang digelar bersama seluruh jajaran direksi TVRI, kepala satker.
Serta kepala TVRI stasiun penyiaran se-Indonesia, serta jajaran yang digelar secara hybrid di Gedung Penunjang Operasional (GPO) LPP TVRI, Jakarta.
Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI selanjutnya akan segera memproses pengunduran diri Iman Brotoseno tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4/2024.
Tentang Perubahan atas PP Nomor 13 Tahun 2005 tentang LPP Televisi Republik Indonesia. Dan, Keputusan Dewan Pengawas LPP TVRI Nomor 1/2024 tentang Tata Kerja Dewan Pengawas dan Dewan Direksi LPP
Reporter by Sutarno .
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !