Seorang pemuda asal Kabupaten Klungkung, Bali, I Kadek Agus Mahendra (21), dilaporkan hilang setelah terpeleset dan jatuh ke laut saat memancing di kawasan Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Minggu (25/10/2026). Korban diduga terseret arus setelah terjatuh dari atas karang hingga akhirnya tidak terlihat oleh dua rekannya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Saat itu, Agus bersama dua rekannya datang ke kawasan Bukit Asah sejak sekitar pukul 06.30 Wita untuk memancing. Ketiganya kemudian melakukan aktivitas memancing dari atas karang yang berada di kawasan pantai.
Situasi berubah ketika Agus tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terpeleset. Korban kemudian jatuh ke laut dan terseret arus. Dua rekannya yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan dari atas karang dengan menggunakan sebatang bambu.
Namun, derasnya arus membuat upaya pertolongan tersebut tidak berhasil. Tubuh korban kemudian terbawa arus hingga menghilang dari pandangan. Kedua rekan Agus selanjutnya meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pencarian dan pertolongan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan mengenai kejadian itu sekitar pukul 10.50 Wita. Setelah mendapatkan informasi, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian serta berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat.
Pada tahap awal, tujuh personel Pos SAR Karangasem dikerahkan ke lokasi. Tim kemudian melakukan penyisiran melalui jalur laut dan darat. Pencarian di laut dilakukan menggunakan perahu karet, sedangkan tim di darat menyisir kawasan pesisir dan karang di sekitar Pantai Bukit Asah.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara, mengatakan pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban diperkirakan jatuh. Tim SAR juga terus memantau area yang dinilai berpotensi menjadi jalur pergerakan korban akibat terbawa arus laut.
Hingga Minggu sore, pencarian terhadap Agus belum membuahkan hasil. Petugas kemudian memperluas penyisiran pada sore hari dengan menggunakan alat sensor bawah permukaan air laut Aqua Eye di sekitar titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam. Pemantauan dari kawasan tebing Bukit Asah juga dilakukan secara bersamaan.
Meski kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung relatif mendukung dan tidak ditemukan kendala berarti, keberadaan korban belum berhasil diketahui. Operasi pencarian pada hari pertama akhirnya dihentikan pada sekitar pukul 17.30 Wita dan direncanakan kembali dilanjutkan pada Senin (26/10/2026).
Pencarian tersebut melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Bakamla RI, Polsek Karangasem, Polairud Polres Karangasem dari Pos Kubu dan Padangbai, Babinsa serta Bhabinkamtibmas Desa Bugbug, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, keluarga korban, dan masyarakat setempat.
Dalam pencarian lanjutan, tim SAR berencana memperluas radius penyisiran dengan mempertimbangkan perkiraan arah pergerakan arus laut. Langkah tersebut dilakukan untuk memperbesar peluang menemukan korban setelah sebelumnya pencarian di sekitar titik awal kejadian belum memberikan hasil.
Petugas SAR masih berupaya menemukan Agus dan berharap korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai prosedur dengan menyisir wilayah laut maupun daratan yang dinilai memiliki kemungkinan menjadi lokasi keberadaan korban.
Jurnalis : Damara Rizky Elisyah
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !