JAKARTA – Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA 2026 menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan oleh siswa kelas akhir, termasuk peserta yang memilih Ekonomi sebagai mata pelajaran pilihan. Persiapan dapat dilakukan dengan mempelajari materi, memahami konsep dasar, serta berlatih mengerjakan soal yang menguji kemampuan analisis dan penerapan teori ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Ekonomi dalam TKA mencakup berbagai pembahasan, mulai dari pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, kebijakan moneter, badan usaha, perdagangan internasional, mekanisme pasar, kelangkaan, hingga akuntansi. Karena itu, siswa tidak cukup hanya menghafal definisi, tetapi juga perlu memahami hubungan sebab-akibat dan mampu menentukan jawaban berdasarkan informasi yang tersedia dalam soal.
Untuk membantu persiapan menghadapi ujian, berikut 15 contoh soal TKA Ekonomi SMA 2026 beserta pilihan jawaban dan kunci jawabannya. Materi latihan ini disusun kembali berdasarkan topik soal yang dimuat dalam buku Kompeten TKA SMA/MA IPS terbitan Pixelindo tahun 2025. Kumpulan soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri untuk mengukur pemahaman terhadap konsep-konsep ekonomi.
1. Mengukur Pertumbuhan Ekonomi dengan PDB Riil
Pada 2022, sebuah negara mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) nominal sebesar 1.500 miliar dolar AS. Pada tahun yang sama, tingkat inflasi mencapai 5 persen. Untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi yang tidak dipengaruhi perubahan harga, para ekonom menggunakan PDB riil.
Mengapa PDB riil dinilai lebih tepat untuk mengukur pertumbuhan ekonomi dibandingkan PDB nominal?
A. PDB riil menggunakan harga tahun dasar sehingga perubahan nilainya lebih mencerminkan perubahan jumlah produksi barang dan jasa.
B. PDB riil menghitung seluruh barang dan jasa berdasarkan harga pasar terkini.
C. PDB riil mencakup seluruh pendapatan warga negara, termasuk yang berasal dari luar negeri.
D. Kenaikan PDB riil selalu menunjukkan peningkatan harga barang dan jasa.
E. PDB riil digunakan khusus untuk menghitung ketimpangan pendapatan dan kemiskinan.
Jawaban: A. PDB riil dihitung menggunakan harga konstan atau harga pada tahun dasar. Dengan cara ini, pengaruh perubahan harga dapat dikurangi sehingga pertumbuhan nilai produksi lebih mencerminkan perubahan output riil suatu perekonomian.
2. Perbedaan Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
Pemerintah sebuah negara menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen melalui pembangunan infrastruktur jalan tol dan pelabuhan. Namun, peningkatan PDB belum tentu menggambarkan keberhasilan pembangunan secara menyeluruh.
Mengapa pertumbuhan PDB saja belum cukup untuk menilai pembangunan ekonomi suatu negara?
A. Kenaikan PDB selalu diikuti penurunan kemiskinan.
B. PDB dapat meningkat tanpa disertai pemerataan pendapatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
C. PDB tidak dapat digunakan untuk mengukur kegiatan produksi dalam negeri.
D. Pendapatan per kapita selalu menjadi satu-satunya indikator pembangunan.
E. Pertumbuhan PDB secara otomatis menghilangkan ketimpangan ekonomi.
Jawaban: B. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan peningkatan aktivitas produksi, sedangkan pembangunan ekonomi memiliki cakupan lebih luas. Pembangunan juga perlu memperhatikan pemerataan pendapatan, pengurangan kemiskinan, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.
3. Kebijakan Moneter untuk Mengendalikan Inflasi
Bank sentral suatu negara menaikkan suku bunga acuan karena inflasi terus meningkat. Setelah beberapa bulan, inflasi mulai terkendali, tetapi pertumbuhan ekonomi melambat dan tingkat kemiskinan sedikit meningkat.
Situasi tersebut paling tepat menggambarkan kondisi apa dalam penerapan kebijakan ekonomi?
A. Kebijakan moneter tidak mampu memengaruhi inflasi.
B. Terdapat pertukaran kepentingan antara menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
C. Kenaikan suku bunga selalu meningkatkan konsumsi masyarakat.
D. Inflasi hanya dapat dikendalikan melalui kebijakan fiskal.
E. Inflasi yang tinggi selalu mendorong pertumbuhan ekonomi.
Jawaban: B. Kenaikan suku bunga merupakan salah satu instrumen kebijakan moneter kontraksional. Kebijakan ini dapat menekan permintaan dan membantu mengendalikan inflasi, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya pinjaman, menahan investasi, dan memperlambat aktivitas ekonomi.
4. Peran Ganda Badan Usaha Milik Negara
Sebuah BUMN di sektor telekomunikasi berencana memperluas bisnis ke layanan digital, termasuk komputasi awan dan pusat data. Perusahaan tersebut harus mempertimbangkan target keuntungan sekaligus tanggung jawab menyediakan layanan yang mendukung kepentingan publik.
Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan tantangan yang dihadapi BUMN?
A. BUMN hanya boleh memberikan pelayanan publik dan tidak boleh mencari keuntungan.
B. Tanggung jawab memperoleh keuntungan sekaligus melayani kepentingan publik dapat menimbulkan tantangan dalam efisiensi dan pengambilan keputusan bisnis.
C. BUMN dilarang bersaing dengan perusahaan swasta.
D. BUMN tidak diperbolehkan mengembangkan bisnis digital.
E. Semua BUMN pasti memiliki tingkat efisiensi lebih rendah daripada perusahaan swasta.
Jawaban: B. BUMN menjalankan fungsi bisnis sekaligus memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Perusahaan perlu menyeimbangkan kedua tujuan tersebut melalui tata kelola yang baik, inovasi, dan pengelolaan sumber daya yang efisien.
5. Dampak Kebijakan Proteksionisme Perdagangan
Negara A menerapkan tarif impor tinggi dan hambatan non-tarif terhadap barang dari negara B. Kebijakan tersebut ditujukan untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan produk impor.
Apa dampak yang mungkin muncul dari kebijakan tersebut terhadap perdagangan internasional?
A. Volume perdagangan kedua negara pasti meningkat.
B. Industri domestik otomatis menjadi lebih efisien tanpa persaingan.
C. Harga produk impor pasti menjadi lebih murah.
D. Negara B dapat melakukan tindakan balasan sehingga memicu perang dagang dan merugikan perdagangan kedua negara.
E. Hambatan perdagangan selalu mempercepat integrasi ekonomi global.
Jawaban: D. Proteksionisme dapat mendorong negara mitra mengambil tindakan balasan berupa tarif atau pembatasan impor. Kondisi ini berpotensi mengurangi perdagangan lintas negara, meningkatkan harga bagi konsumen, serta mengganggu rantai pasok internasional.
6. Memahami Konsep Kelangkaan
Pemerintah sebuah negara memiliki anggaran terbatas untuk mengatasi pencemaran udara dan meningkatkan fasilitas kesehatan. Kedua persoalan tersebut sama-sama membutuhkan pendanaan besar, tetapi anggaran yang tersedia tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh kebutuhan sekaligus.
Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan masalah kelangkaan dalam ilustrasi tersebut?
A. Sumber daya keuangan yang terbatas membuat pemerintah harus menentukan prioritas di antara berbagai kebutuhan.
B. Kelangkaan hanya terjadi pada negara yang tidak memiliki sumber daya alam.
C. Kelangkaan sepenuhnya disebabkan kegagalan perusahaan swasta.
D. Kelangkaan hanya terjadi ketika jumlah penduduk meningkat.
E. Pemerintah tidak perlu mempertimbangkan biaya ketika menetapkan kebijakan.
Jawaban: A. Kelangkaan terjadi karena sumber daya yang tersedia terbatas, sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas. Oleh sebab itu, pemerintah harus menentukan prioritas penggunaan anggaran dengan mempertimbangkan manfaat dan konsekuensi setiap pilihan.
7. Menghitung Biaya Peluang Kebijakan Pemerintah
Pemerintah memprioritaskan anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pada saat yang sama, sejumlah daerah masih membutuhkan tambahan dana untuk memperluas akses air bersih, memperbaiki fasilitas kesehatan, dan mendukung sektor pertanian.
Apakah biaya peluang paling relevan dari keputusan memprioritaskan pembangunan IKN tersebut?
A. Berkurangnya investasi swasta di sektor properti Jakarta.
B. Seluruh anggaran yang digunakan untuk pembangunan IKN.
C. Kesempatan memperbaiki akses air bersih dan fasilitas kesehatan di daerah lain yang tidak dapat diprioritaskan karena keterbatasan anggaran.
D. Seluruh potensi kenaikan utang pemerintah.
E. Total biaya bahan baku dan tenaga kerja pembangunan IKN.
Jawaban: C. Biaya peluang merupakan nilai alternatif terbaik yang dikorbankan ketika seseorang atau pemerintah memilih satu opsi. Dalam kasus tersebut, biaya peluang berkaitan dengan kesempatan menggunakan sumber daya yang sama untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di daerah lain.
8. Kegiatan Produksi, Distribusi, dan Konsumsi
Pemerintah memberikan insentif fiskal untuk mendorong produksi kendaraan listrik. Perusahaan otomotif memperluas pabrik dan memproduksi kendaraan, sedangkan masyarakat membeli kendaraan listrik untuk memenuhi kebutuhan transportasi.
Pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan kegiatan ekonomi dalam ilustrasi tersebut?
A. Insentif pemerintah merupakan distribusi, produksi mobil merupakan produksi, dan pembelian kendaraan merupakan konsumsi.
B. Penggunaan anggaran pemerintah merupakan konsumsi, produksi mobil merupakan produksi, dan pembelian kendaraan merupakan distribusi.
C. Perusahaan otomotif melakukan produksi, masyarakat melakukan konsumsi, sedangkan insentif pemerintah dapat mendukung kegiatan ekonomi dan penyaluran produk.
D. Perusahaan otomotif merupakan pelaku distribusi, sedangkan pembeli kendaraan merupakan pelaku produksi.
E. Kebijakan pemerintah merupakan produksi barang, sedangkan pembelian mobil merupakan distribusi.
Jawaban: C. Produksi merupakan kegiatan menghasilkan barang atau jasa, sedangkan konsumsi adalah kegiatan menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Kebijakan insentif pemerintah dapat memengaruhi keputusan produksi dan permintaan pasar, meskipun pemberian insentif itu sendiri tidak otomatis dikategorikan sebagai kegiatan distribusi.
9. Perubahan Permintaan dan Penawaran Minyak Sawit
Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global mengalami tekanan kenaikan akibat meningkatnya permintaan dari negara seperti India dan Tiongkok. Pada saat bersamaan, fenomena El Niño menghambat produksi di sejumlah negara produsen, termasuk Indonesia dan Malaysia.
Bagaimana pengaruh gabungan kenaikan permintaan dan penurunan penawaran terhadap keseimbangan pasar?
A. Harga keseimbangan naik, sedangkan jumlah keseimbangan turun.
B. Harga keseimbangan turun, sedangkan jumlah keseimbangan naik.
C. Harga keseimbangan tidak dapat dipastikan, sedangkan jumlah keseimbangan selalu naik.
D. Harga keseimbangan naik, sedangkan perubahan jumlah keseimbangan tidak dapat dipastikan.
E. Harga keseimbangan turun, sedangkan jumlah keseimbangan tidak dapat dipastikan.
Jawaban: D. Kenaikan permintaan cenderung mendorong harga dan jumlah keseimbangan naik. Sebaliknya, penurunan penawaran cenderung meningkatkan harga dan menurunkan jumlah keseimbangan. Karena kedua perubahan terjadi bersamaan, harga cenderung naik, sedangkan perubahan jumlah keseimbangan bergantung pada besarnya pergeseran permintaan dan penawaran.
10. Dampak Pengenaan Cukai terhadap Pasar
Pemerintah berencana mengenakan cukai terhadap produk yang dinilai berdampak negatif bagi kesehatan, seperti minuman berpemanis dalam kemasan. Kebijakan tersebut ditujukan untuk menekan konsumsi sekaligus meningkatkan penerimaan negara.
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai kemungkinan dampak cukai terhadap pasar?
A. Seluruh beban cukai pasti ditanggung produsen sehingga harga konsumen tidak berubah.
B. Cukai menggeser kurva penawaran ke kanan dan menurunkan harga keseimbangan.
C. Pajak regresif berarti kelompok berpendapatan tinggi selalu membayar persentase pendapatan yang lebih besar.
D. Cukai dapat meningkatkan harga yang dibayar konsumen dan menurunkan kuantitas yang diperdagangkan, sehingga konsumsi berpotensi berkurang.
E. Konsumen selalu menanggung seluruh beban cukai tanpa dipengaruhi kondisi pasar.
Jawaban: D. Cukai menambah biaya yang berkaitan dengan penjualan barang sehingga penawaran dapat berkurang pada setiap tingkat harga. Besarnya beban yang ditanggung produsen dan konsumen bergantung pada elastisitas permintaan serta penawaran. Jika harga konsumen meningkat, jumlah barang yang diminta berpotensi menurun.
11. Transaksi yang Memengaruhi Ekuitas Perusahaan
Toko Berkah milik Bapak Rahmat melakukan sejumlah transaksi selama minggu pertama Februari 2025. Transaksi yang terjadi meliputi penyetoran modal awal sebesar Rp75 juta, pembelian persediaan secara kredit Rp30 juta, pembayaran sewa toko Rp5 juta, penjualan barang secara tunai Rp15 juta dengan harga pokok penjualan Rp9 juta, serta pembayaran utang usaha Rp10 juta.
Transaksi manakah yang memengaruhi komponen ekuitas dalam persamaan dasar akuntansi? Pilih lebih dari satu jawaban.
A. Menyetorkan modal awal Rp75 juta.
B. Membeli persediaan secara kredit Rp30 juta.
C. Membayar sewa toko Rp5 juta.
D. Menjual barang secara tunai Rp15 juta dengan harga pokok penjualan Rp9 juta.
E. Membayar utang usaha Rp10 juta.
Jawaban: A, C, dan D. Penyetoran modal meningkatkan ekuitas pemilik. Pembayaran sewa mengurangi ekuitas melalui pengakuan beban. Penjualan menghasilkan pendapatan yang meningkatkan ekuitas, sedangkan pengakuan harga pokok penjualan mengurangi ekuitas melalui beban. Pembelian persediaan secara kredit dan pembayaran utang usaha pada transaksi tersebut terutama memengaruhi aset serta liabilitas.
12. Peran BUMN terhadap Perekonomian Nasional
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) memperluas usaha dengan membuka lahan dan membangun pabrik pengolahan sawit di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut menciptakan lapangan kerja, membuka peluang kemitraan dengan petani setempat, serta meningkatkan potensi ekspor hasil perkebunan.
Manakah dampak positif yang dapat muncul dari kegiatan badan usaha tersebut? Pilih lebih dari satu jawaban.
A. Meningkatkan kesempatan kerja di wilayah yang dikembangkan.
B. Meningkatkan ketergantungan terhadap impor hasil perkebunan.
C. Mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
D. Meningkatkan potensi penerimaan devisa dari ekspor.
E. Selalu melemahkan daya saing petani lokal dalam jangka panjang.
Jawaban: A, C, dan D. Ekspansi usaha dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, dan memperluas produksi untuk pasar ekspor. Manfaat tersebut bergantung pada pelaksanaan usaha, kemitraan, pengelolaan lingkungan, serta pembagian manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
13. Upaya Memperbaiki Neraca Perdagangan
Dalam suatu periode, ekspor Indonesia menurun 15 persen karena permintaan dunia terhadap sejumlah komoditas utama melemah. Pada saat bersamaan, impor barang konsumsi meningkat 10 persen dan neraca perdagangan mengalami defisit sebesar 1,2 miliar dolar AS.
Kebijakan manakah yang dapat membantu memperbaiki kondisi neraca perdagangan dalam jangka panjang?
A. Memberikan insentif ekspor untuk sektor strategis dan mengenakan tarif tinggi terhadap seluruh barang impor tanpa pengecualian.
B. Meningkatkan ekspor produk manufaktur dan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah.
C. Menurunkan suku bunga agar konsumsi meningkat dan impor bertambah.
D. Meningkatkan belanja pemerintah untuk memperbesar konsumsi barang impor.
E. Menghentikan seluruh impor barang modal.
Jawaban: B. Diversifikasi ekspor melalui pengembangan produk manufaktur bernilai tambah dapat memperluas pasar dan mengurangi ketergantungan pada fluktuasi harga komoditas mentah. Kebijakan tersebut perlu didukung peningkatan produktivitas, kualitas produk, dan daya saing industri dalam negeri.
14. Fungsi Bank Indonesia dalam Mengendalikan Inflasi
Ketika tekanan inflasi meningkat, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan untuk membantu mengendalikan permintaan dan menjaga stabilitas harga. Kebijakan tersebut memengaruhi biaya pinjaman, keputusan konsumsi, dan aktivitas investasi masyarakat maupun pelaku usaha.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, Bank Indonesia sedang menjalankan fungsi sebagai apa?
A. Penyelamat likuiditas bank dalam setiap keadaan.
B. Pengawas seluruh kegiatan operasional lembaga keuangan.
C. Penjaga stabilitas sistem pembayaran semata.
D. Pelaksana kebijakan moneter.
E. Pengelola seluruh cadangan devisa milik perusahaan swasta.
Jawaban: D. Kebijakan suku bunga acuan merupakan salah satu instrumen kebijakan moneter. Bank Indonesia menggunakannya untuk memengaruhi kondisi moneter dan menjaga stabilitas nilai rupiah, termasuk melalui upaya mengendalikan inflasi.
15. Pencegahan Kredit Macet di Perbankan
Perbankan menghadapi berbagai risiko, baik yang berasal dari internal maupun eksternal. Salah satu masalah yang dapat mengganggu kinerja bank adalah kredit macet, yaitu kondisi ketika debitur tidak memenuhi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan pinjaman.
Langkah manakah yang paling tepat untuk mengurangi risiko kredit macet berulang?
A. Mengikuti perencanaan perusahaan tanpa mengevaluasi kondisi calon debitur.
B. Meningkatkan transparansi, audit, dan sistem pengendalian tanpa memperbaiki proses pemberian kredit.
C. Menyerahkan seluruh penanganan kredit macet kepada pemerintah.
D. Mengutamakan penindakan hukum tanpa menilai kemampuan pembayaran calon debitur.
E. Memperketat analisis kelayakan kredit, menerapkan manajemen risiko, dan memberikan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang melanggar.
Jawaban: E. Bank perlu menilai kemampuan membayar, riwayat kredit, kondisi keuangan, dan risiko calon debitur sebelum menyetujui pinjaman. Pengawasan setelah kredit diberikan serta penerapan manajemen risiko juga penting untuk mendeteksi potensi masalah lebih awal.
Kelima belas soal tersebut memperlihatkan bahwa materi Ekonomi tidak hanya menguji penguasaan istilah, tetapi juga kemampuan memahami situasi dan memilih konsep yang sesuai. Beberapa soal menuntut penalaran mengenai kebijakan pemerintah, sedangkan soal lainnya menguji pemahaman tentang mekanisme pasar, akuntansi, dan fungsi lembaga keuangan.
Siswa sebaiknya mempelajari kembali konsep dasar seperti PDB nominal dan riil, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, biaya peluang, kelangkaan, permintaan dan penawaran, kebijakan moneter, perdagangan internasional, serta persamaan dasar akuntansi. Untuk soal berbasis kasus, baca informasi secara teliti dan identifikasi terlebih dahulu konsep yang sedang diuji sebelum menentukan pilihan jawaban.
Perhatikan pula bentuk soal pilihan ganda kompleks yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar. Pada jenis soal ini, setiap opsi perlu dinilai secara mandiri berdasarkan informasi dalam pertanyaan. Jangan memilih jawaban hanya karena terlihat masuk akal tanpa memastikan kesesuaiannya dengan konsep ekonomi yang dipelajari.
Latihan secara berkala dapat membantu siswa mengenali pola soal, mengatur waktu pengerjaan, dan mengetahui materi yang masih perlu diperdalam. Setelah mengerjakan latihan, periksa jawaban serta pelajari alasan di balik setiap pilihan agar pemahaman tidak berhenti pada hafalan kunci jawaban.
Dengan persiapan yang terarah, siswa diharapkan lebih siap menghadapi TKA Ekonomi SMA 2026. Kumpulan soal ini dapat dijadikan salah satu bahan latihan, tetapi tetap perlu dilengkapi dengan pembelajaran dari buku, materi sekolah, dan sumber pendidikan yang relevan.
Jurnalis : Wulandari
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !