YAKORMA Minta Jangan Bawa-Bawa Nama Suku Madura dalam Kasus Viral di Surabaya

SURABAYA – Yayasan Kerukunan Orang Madura (YAKORMA) menyampaikan keprihatinan atas ramainya pemberitaan dan perbincangan publik terkait sebuah kasus yang viral di Kota Surabaya. Kamis 01/01/2026

Ketua Umum YAKORMA, R.H. Imron Amin, SH., MH., menekankan agar penanganan persoalan dilakukan secara adil dan proporsional tanpa menyeret identitas kesukuan.

“Saya meminta dengan hormat, jangan membawa-bawa nama suku Madura dalam kasus apa pun.

Warga Madura di mana pun berada selalu menjaga andhap asor (etika) sebagaimana yang diajarkan oleh para sesepuh dan nenek moyang kita,” kata Imron Amin, Senin (29/12/2025).

Imron Amin, yang juga anggota DPR RI Dapil Jatim XI (Madura), menegaskan bahwa tindakan individu apa pun latar belakangnya tidak bisa dijadikan alasan untuk menggeneralisasi atau men-stigma kelompok tertentu.

Ia mengingatkan bahwa pelabelan berbasis suku berpotensi memperkeruh suasana, memicu prasangka, dan mengganggu harmoni sosial.

“Tolong jangan membawa nama Madura. Mari kita jaga bersama ketertiban dan kerukunan.

Jangan dikaitkan dengan suku Madura, baik itu soal ormas maupun yang semacamnya. Biarkan proses berjalan sesuai hukum, dan mari kedepankan adab dalam menyikapi informasi,” paparnya.

Imron Amin juga mengimbau masyarakat untuk bijak di media sosial dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian, provokasi, atau konten yang mengarah pada stigma kesukuan.

“Mari kita fokus pada substansi penyelesaian masalah sesuai mekanisme yang berlaku, bukan memperluasnya menjadi konflik sosial,” pungkasnya.  ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !