Hadapi Kepadatan Kendaraan di Merak, Kapolda Banten Siapkan Delaying System dan Buffer Zone

MERAK – Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang akan menuju Pelabuhan Merak selama masa mudik, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki telah menyusun skema sistem terpadu.

Strategi utama yang akan diterapkan adalah delaying system (sistem penundaan) dan optimalisasi buffer zone (kawasan penyangga) guna menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar pelabuhan.

Pemberlakuan delaying system menjadi prioritas utama, yang akan dikoordinasikan bersama Korlantas Mabes Polri di titik strategis jalan tol.

Petugas akan ditempatkan di Kilometer 43 dan Kilometer 68 untuk mengatur aliran kendaraan jika kantong parkir pelabuhan telah mencapai kapasitas maksimal.

“Kita telah menyiapkan berbagai pola sistem untuk mengatasi peningkatan volume kendaraan. Salah satunya adalah delaying system, yang akan kita terapkan dengan berkoordinasi dengan Korlantas Mabes Polri dan anggota yang bertugas di Kilometer 43 serta 68,” jelas Irjen Pol. Hengki saat meninjau kondisi Pelabuhan Merak pada Senin (16/3/2026) tengah malam, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan.

Selain pengaturan di jalur tol, Polda Banten juga telah memetakan sejumlah kawasan penyangga dengan kapasitas besar. Di wilayah ASDP Merak, kantong parkir di Indah Kiat siap menampung hingga 2.000 kendaraan.

Untuk Pelabuhan BBJ yang melayani kendaraan sumbu 3 golongan 7, 8, dan 9, telah disiapkan lokasi penyangga di PT BAM atau SMI dengan kapasitas mencapai 4.000 kendaraan.

Sementara itu, Pelabuhan Ciwandan juga memiliki skema pengaturan tersendiri, dengan memanfaatkan lahan di Holcim yang mampu menampung 200 kendaraan dan area Helipad untuk 300 kendaraan, khususnya bagi golongan 5 dan 6B.

Jika seluruh lokasi tersebut masih tidak mencukupi, sisi kiri Jalan Lingkar Selatan (JLS) akan digunakan sebagai tempat antrean sementara.

Hengki menegaskan bahwa penempatan kendaraan di kawasan tersebut merupakan bagian dari manajemen antrean yang terencana, bukan berarti terjadi kemacetan total. “Kendaraan yang berada di JLS sebenarnya dalam posisi parkir menunggu giliran untuk naik kapal secara bergantian,” pungkasnya.

Reporter by Sutarno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !