Nganjuk, Jawa Timur – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Alimin dan Sriminatun setelah sepasang suami istri tersebut meninggal dunia dalam waktu yang berdekatan.
Perangkat Desa Ustadz Agus depan Awak media Menjelaskan Almarhumah Sriminatun meninggal dunia pada Senin, 16 Februari 2026, di RSUD Bekasi, sedangkan suaminya, Alimin, menyusul kepergian istrinya hanya beberapa jam kemudian, pada Selasa dini hari, 17 Februari 2026, dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sriminatun, yang menderita cairan di jantung, telah dirawat di RSUD Bekasi sejak Jumat, 14 Februari 2026, namun sayangnya tidak tertolong. Jenazahnya dibawa pulang ke Desa Jati Greges, Nganjuk, Jawa Timur, dan dimakamkan pada Senin malam, pukul 20.00 WIB.
Hanya beberapa jam setelah pemakaman istrinya, Alimin mengeluh sakit dada dan sesak nafas. Semangat keluarga membawanya ke rumah sakit, namun dalam perjalanan, beliau sudah tidak bernyawa lagi.

Keluarga besar Alimin dan Sriminatun sangat terkejut dan duka atas kejadian ini. “Inilah musibah, umur tidak ada yang tahu. Kita harus selalu berbuat baik dan meningkatkan ketaqwaan dalam beribadah,” ujar salah satu keluarga.
Semoga Almarhum Alimin dan Almarhumah Sriminatun diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kesabaran dan ketabahan.Ujar Ustadz Agus
Penulis by: Sutarno
Reporter by; Handoko
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !