Kontingen Indonesia kembali menambah perolehan medali dalam ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Hingga pembaruan klasemen pada Selasa (29/9/2026) pukul 03.15 WIB, Indonesia berhasil mengumpulkan tiga medali perunggu tambahan yang berasal dari cabang olahraga balap sepeda BMX Racing dan bulu tangkis.
Tambahan tersebut membuat koleksi medali Indonesia kini mencapai 27 medali. Rinciannya terdiri dari dua medali emas, lima medali perak, dan 20 medali perunggu. Perolehan tersebut sekaligus membawa Indonesia naik ke posisi ke-15 dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026.
Salah satu medali perunggu disumbangkan oleh atlet balap sepeda BMX Racing putri, Jasmine Azzahra Setyobudi. Jasmine berhasil finis di posisi ketiga setelah mencatatkan waktu 34,932 detik dalam perlombaan yang berlangsung sengit.
Medali emas pada nomor tersebut diraih pembalap Jepang, Sae Hatakeyama, dengan catatan waktu 33,401 detik. Sementara itu, posisi kedua ditempati Wanyi Liao dari China yang menyelesaikan perlombaan dengan waktu 34,500 detik.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Jasmine yang mampu mempertahankan posisinya hingga akhir perlombaan. Ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya kembali memperoleh medali perunggu dalam ajang olahraga multicabang tingkat Asia tersebut.
Dua medali perunggu lainnya datang dari cabang bulu tangkis. Pada nomor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus mengakhiri perjuangan mereka di babak semifinal setelah menghadapi wakil China, Liang Weikeng/Wang Chang.
Fajar dan Fikri harus mengakui keunggulan pasangan China tersebut setelah melalui pertandingan tiga gim. Mereka kalah dengan skor 17-21, 21-13, 9-21. Meski gagal melangkah ke final, hasil tersebut tetap memastikan satu medali perunggu untuk Indonesia.
Fajar mengatakan bahwa dirinya dan Fikri telah berusaha memberikan penampilan terbaik sepanjang pertandingan. Ia mengakui pasangan China tampil sangat siap dan mampu membaca permainan mereka dengan baik, terutama dalam mengantisipasi serangan yang dilancarkan.
Selain dari nomor ganda putra, medali perunggu juga diperoleh dari sektor tunggal putra melalui Alwi Farhan. Pebulu tangkis Indonesia yang menjadi unggulan keenam tersebut terhenti di babak semifinal setelah menghadapi wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Alwi harus menerima kekalahan dalam dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 15-21. Meski gagal melaju ke final, perjalanan Alwi hingga semifinal menjadi bagian dari tambahan medali Indonesia pada Asian Games 2026.
Setelah pertandingan, Alwi menyampaikan tekad untuk terus melakukan evaluasi dan memperbaiki pencapaiannya pada kesempatan berikutnya. Ia mengakui bahwa target yang ingin dicapai dalam turnamen tersebut belum sepenuhnya terwujud, tetapi tetap bersyukur atas hasil yang diperoleh setelah melewati rangkaian pertandingan.
Dengan tambahan tiga medali perunggu tersebut, posisi Indonesia dalam klasemen sementara kini berada di peringkat ke-15. Indonesia mengoleksi dua emas, lima perak, dan 20 perunggu dengan total 27 medali.
China masih berada di posisi teratas klasemen sementara dengan perolehan 132 emas, 53 perak, dan 45 perunggu atau total 230 medali. Jepang berada di posisi kedua dengan 41 emas, 68 perak, dan 63 perunggu, sedangkan Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan 21 emas, 26 perak, dan 44 perunggu.
Posisi Indonesia masih dapat berubah karena pertandingan Asian Games 2026 masih berlangsung. Setiap tambahan medali dari para atlet akan memengaruhi posisi kontingen dalam klasemen. Karena itu, perjuangan Indonesia masih berlanjut di sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.
Perolehan medali tersebut juga menjadi hasil dari perjuangan para atlet Indonesia yang tampil di berbagai nomor pertandingan. Setiap medali yang berhasil diraih menjadi tambahan bagi koleksi kontingen Merah Putih sekaligus mencerminkan persaingan ketat antarnegara peserta Asian Games 2026.
Masyarakat Indonesia masih dapat mengikuti perkembangan perjuangan para atlet pada pertandingan berikutnya. Dengan kompetisi yang masih berjalan, peluang untuk menambah koleksi medali tetap terbuka hingga seluruh rangkaian Asian Games 2026 selesai.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !