Plecing kangkung merupakan salah satu hidangan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dikenal dengan perpaduan kangkung segar dan sambal bercita rasa pedas. Hidangan ini cukup sederhana untuk dibuat karena menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan, tetapi memiliki cita rasa yang kuat dan menggugah selera.
Ciri khas plecing kangkung terletak pada sambalnya. Sambal dibuat dari cabai, tomat, terasi, jeruk limau, serta beberapa bumbu pelengkap lainnya. Rasa pedas dari cabai berpadu dengan kesegaran tomat dan aroma khas terasi, kemudian diberi sentuhan air jeruk limau sehingga menghasilkan rasa yang segar dan sedikit asam.
Untuk membuat plecing kangkung, pilih kangkung yang masih segar dengan batang dan daun yang tidak layu. Kangkung kemudian dibersihkan dan direbus atau dicelupkan sebentar ke dalam air mendidih hingga teksturnya matang, tetapi tetap memiliki sedikit kerenyahan.
Pertama, cuci kangkung hingga bersih di bawah air mengalir. Potong bagian yang terlalu keras, kemudian siapkan air dalam panci dan didihkan. Tambahkan sedikit garam agar kangkung memiliki rasa yang lebih gurih.
Masukkan kangkung ke dalam air mendidih dan masak sebentar hingga layu. Jangan memasaknya terlalu lama agar warna kangkung tetap menarik dan teksturnya tidak terlalu lembek. Setelah matang, angkat dan tiriskan. Kangkung dapat dipotong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah disantap.
Selanjutnya, siapkan sambal. Cabai merah, cabai rawit, tomat, bawang putih, dan terasi dihaluskan bersama garam serta sedikit gula. Bumbu dapat diulek menggunakan cobek agar teksturnya tetap terasa dan aroma bahan-bahan menjadi lebih kuat.
Setelah sambal halus, tambahkan perasan jeruk limau. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata. Cicipi sambal dan sesuaikan rasa pedas, asin, manis, serta asam sesuai selera.
Letakkan kangkung yang telah ditiriskan di atas piring, kemudian siram atau sajikan bersama sambal plecing. Perasan jeruk limau tambahan dapat diberikan sebelum disantap untuk menghasilkan rasa yang semakin segar.
Agar hasilnya lebih nikmat, kangkung sebaiknya tidak direbus terlalu lama. Proses memasak yang terlalu lama dapat membuat teksturnya menjadi lembek dan mengurangi kesegaran sayuran. Setelah direbus, kangkung juga dapat segera ditiriskan agar proses pematangannya tidak berlanjut.
Tingkat kepedasan sambal dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin rasa yang lebih segar, jumlah tomat dan jeruk limau dapat disesuaikan. Sementara itu, terasi sebaiknya dibakar terlebih dahulu agar aromanya lebih keluar dan memberikan karakter khas pada sambal.
Plecing kangkung paling nikmat disajikan dalam kondisi segar sebagai pelengkap nasi dan berbagai lauk. Perpaduan sayuran yang sederhana dengan sambal pedas, gurih, dan segar membuat hidangan ini cocok menjadi menu rumahan maupun pelengkap sajian khas Nusantara.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !