Seorang pemuda bernama Jibrael Cize (22) yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Nusantara Wowong, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin, 24 Agustus 2026. Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita setelah tim gabungan melakukan pencarian sejak hari sebelumnya.
Informasi mengenai penemuan korban disampaikan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lembata, Muhidin Buanglera. Menurutnya, pencarian dilakukan secara bersama-sama oleh tim SAR, nelayan, serta warga setempat. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Meluwiting, Lembata.
Jibrael sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu, 23 Agustus 2026. Ia diketahui berada di Pantai Wowong bersama kerabatnya, Mikhael Adriano. Keduanya kemudian bermain di kawasan laut meskipun warga sekitar telah memberikan peringatan agar tidak mandi di perairan tersebut.
Menurut keterangan BPBD Lembata, kedua pemuda tersebut kemudian terbawa ombak ke arah tengah laut. Dalam situasi tersebut, salah satu korban sempat meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar pantai kemudian berupaya memberikan bantuan.
Upaya pertolongan berhasil menyelamatkan Mikhael Adriano. Namun, Jibrael tidak berhasil dievakuasi saat itu dan dinyatakan hilang. Tim gabungan selanjutnya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan keberadaan korban.
Pencarian dilakukan sejak korban dinyatakan hilang hingga Senin pagi. Tim SAR bersama nelayan dan masyarakat menyisir kawasan sekitar pantai dengan mempertimbangkan kondisi perairan serta lokasi terakhir korban terlihat.
Korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Muhidin menyebut korban kemungkinan tersangkut di antara bebatuan sehingga baru terlihat dan muncul ke permukaan pada pagi hari. Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi perairan dan mematuhi imbauan warga maupun petugas ketika berada di kawasan pantai. Kondisi gelombang dan arus laut dapat berubah sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di sekitar laut.
Kehadiran tim SAR, BPBD, nelayan, dan masyarakat dalam proses pencarian menunjukkan pentingnya koordinasi ketika terjadi keadaan darurat di wilayah pesisir. Respons cepat dari berbagai unsur sangat diperlukan untuk membantu korban sekaligus memastikan proses pencarian dapat dilakukan secara terkoordinasi.
Dengan ditemukannya Jibrael, operasi pencarian terhadap korban yang hilang dalam peristiwa tersebut berakhir. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Jurnalis : Danilo Fernandes
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !