Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan di balik pengibaran baliho berukuran besar bergambar Presiden Prabowo Subianto di udara saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Istana Merdeka, Jakarta.
Menurut Prasetyo, aksi tersebut merupakan bentuk kebanggaan sekaligus ungkapan terima kasih dari jajaran TNI kepada Presiden Prabowo atas upaya memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Penguatan alutsista tersebut, kata dia, tidak hanya dilakukan ketika Prabowo menjabat sebagai Presiden, tetapi telah dirintis sejak dirinya dipercaya menjadi Menteri Pertahanan pada periode 2019-2024.
Prasetyo menjelaskan, peningkatan kemampuan alutsista dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat pertahanan Indonesia. Sebagai negara yang berada di kawasan rawan bencana, keberadaan peralatan dan armada militer yang semakin mumpuni tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.
Ia mencontohkan penggunaan sejumlah alutsista dalam mendukung penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Kemampuan mobilisasi yang cepat memungkinkan TNI mengirimkan bantuan dan logistik dalam waktu relatif singkat ke daerah yang membutuhkan. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu manfaat nyata dari peningkatan kemampuan peralatan pertahanan nasional.
Selain menjelaskan mengenai penguatan alutsista, Prasetyo juga menyoroti aksi para prajurit yang terlibat dalam atraksi terjun payung. Menurutnya, aksi tersebut bukan pertunjukan yang mudah dilakukan karena membutuhkan persiapan, kemampuan, keberanian, serta koordinasi yang matang dari para prajurit.
Pengibaran baliho bergambar Prabowo menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Baliho tersebut dibentangkan di udara melalui atraksi terjun payung atau Victory Jump yang dilakukan oleh para penerjun TNI.
Atraksi tersebut dilakukan dari ketinggian sekitar 10 ribu kaki. Sejumlah prajurit penerjun membawa dan membentangkan gambar Presiden Prabowo saat berada di udara sehingga dapat terlihat oleh para tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Prasetyo menilai atraksi tersebut juga menjadi gambaran kemampuan prajurit TNI dalam menjalankan tugas dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Menurutnya, aksi para penerjun justru menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian demonstrasi kemampuan TNI pada momentum peringatan kemerdekaan.
Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka sendiri diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan dan pertunjukan. Selain atraksi terjun payung, masyarakat juga dapat menyaksikan demonstrasi udara yang melibatkan berbagai unsur TNI dan Polri, termasuk penampilan sejumlah pesawat serta alutsista terbaru.
Penguatan alutsista yang terus dilakukan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan nasional. Di sisi lain, pemanfaatan kemampuan dan peralatan tersebut dalam penanganan bencana menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat pada kondisi darurat.
Dengan demikian, pengibaran baliho Prabowo dalam atraksi udara tersebut menurut penjelasan Istana bukan sekadar bagian dari hiburan dalam perayaan HUT Kemerdekaan. Aksi itu juga dimaknai sebagai bentuk apresiasi TNI terhadap penguatan alutsista serta gambaran kemampuan prajurit dalam menjalankan atraksi yang membutuhkan keterampilan dan persiapan tinggi.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !